Purbalingga - Rutan Purbalingga melaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama Purbalingga yang diwakili oleh Ika Hariyanti, S.Sos. tentang Program Penari Pendampingan Narapidana Putri. (17/03/26).

Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat sinergi antar lembaga. Dalam sambutannya, Ika Hariyanti, S.Sos menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk kepedulian Fatayat NU terhadap pembinaan perempuan, khususnya bagi warga binaan.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendampingi dan memberdayakan narapidana perempuan agar tetap memiliki semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik, ” ujarnya.
Sementara itu, turut hadir Siti Kholifiyatus Sa’diyah, S.Psi., M.Psi selaku psikolog RSIA Ummu Hanni menekankan pentingnya pendampingan psikologis dalam proses pembinaan.
“Kesehatan mental merupakan aspek yang sangat penting. Kami hadir untuk memberikan pendampingan agar para warga binaan, khususnya perempuan, dapat memahami diri mereka, mengelola emosi, serta membangun harapan baru ke depan, ” ungkapnya.
Kepala Rutan Purbalingga, Ridwan Susilo, dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap program yang akan dijalankan.
“Kami sangat mendukung adanya kerja sama ini, terutama dalam program ‘Penari’ yang berfokus pada pembinaan dan pendampingan narapidana perempuan. Harapannya, program ini dapat memberikan dampak positif serta membantu warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke masyarakat, ” tegasnya.
Usai penandatanganan dan sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke Blok Wanita Rutan Purbalingga. Tim dari Fatayat NU dan psikolog RSIA Ummu Hanni melakukan observasi sekaligus pendampingan awal kepada narapidana putri terkait program “Penari”.
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan tercipta lingkungan pembinaan yang lebih humanis, suportif, dan berkelanjutan bagi warga binaan perempuan di Rutan Purbalingga.


















































