Menjaga Kesucian Ramadan: Tokoh Masyarakat Tembilahan Serukan Penutupan Tempat Hiburan Malam

5 hours ago 3

TEMBILAHAN – Menjelang bulan suci Ramadan yang penuh berkah, tokoh masyarakat Tembilahan, Habib Rizal, mengeluarkan pernyataan yang tegas dan menyentuh terkait operasional tempat hiburan malam di daerah tersebut. Ia meminta kepada Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir untuk menutup seluruh tempat hiburan malam yang masih beroperasi, khususnya di wilayah Tembilahan. Permohonan ini bukan sekadar permintaan, tetapi mencerminkan kepedulian terhadap keadaan sosial dan spiritual masyarakat yang akan menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh.

Habib Rizal mengungkapkan bahwa suasana Ramadan seharusnya diciptakan dalam suasana yang kondusif, penuh dengan nilai-nilai religius, serta terbebas dari aktivitas yang dianggap bertentangan dengan prinsip-prinsip keagamaan. Ia percaya bahwa penutupan tempat hiburan malam akan membantu menjaga kesucian bulan Ramadan dan memungkinkan umat Islam untuk fokus dalam menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan khusyuk.

“Menjelang bulan suci Ramadan ini, saya dengan tegas meminta pemerintah daerah agar menutup seluruh tempat hiburan malam yang masih beroperasi di Tembilahan, seperti Hiburan Malam Barca dan Grand Royal. Kita harus menghormati umat Islam yang sedang berfokus pada ibadah puasa,” ungkap Habib Rijal saat melakukan pernyataan pada Senin, 16 Februari 2026.

Lebih lanjut, Habib Rizal, yang akrab disapa Habib Izal, menilai bahwa keberadaan tempat hiburan malam selama bulan Ramadan dapat menjadi tidak pantas dan berpotensi mengganggu kekhusyukan masyarakat dalam beribadah. Ia juga mengaku telah mendapatkan informasi mengenai dugaan aktivitas negatif di sejumlah lokasi hiburan malam tersebut, yang bisa merusak citra dan moralitas masyarakat.

“Informasi yang beredar di kalangan masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan hiburan malam tersebut seringkali rentan terhadap peredaran narkoba, minuman keras, bahkan praktik perzinahan. Jika ini benar, tentu saja sangat memprihatinkan dan harus segera ditindaklanjuti,” tegasnya dengan nada serius.

Habib Rizal meminta kepada aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk melakukan pengawasan yang lebih ketat dan penertiban dengan serius, tidak hanya selama bulan Ramadan, tetapi juga setelahnya. Ia percaya bahwa langkah tegas diperlukan untuk menjaga moral generasi muda dan ketertiban umum, agar tidak terjerumus ke dalam kegiatan yang melanggar norma dan nilai-nilai kehidupan yang baik.

Selanjutnya, Habib Rizal berharap pemerintah daerah segera mengeluarkan surat edaran resmi tentang pembatasan atau penutupan tempat hiburan malam, sehingga Tembilahan, yang dijuluki sebagai kota ibadah, dapat terhindar dari disfungsi sosial dan kemaksiatan.

“Kami ingin agar bulan Ramadan tahun ini dan tahun-tahun yang akan datang, Kabupaten Indragiri Hilir dapat berjalan aman, nyaman, penuh berkah, serta jauh dari kemaksiatan. Mari kita bersama-sama menjaga suasana yang kondusif dan mendukung umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya, mengajak semua elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik selama bulan suci ini.

Read Entire Article
Kerja Bersama | | | |