Indragiri Hilir – Jajaran Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menunjukkan peran strategisnya dalam agenda besar pendidikan daerah. Hal ini terlihat dari kehadiran dan keterlibatan aktif pejabat Kemenag Inhil dalam pembukaan Konferensi Kerja (Konker) I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Inhil Tahun 2026 yang digelar di salah satu aula hotel di Tembilahan, Rabu (4/2/2026).
Kepala Kantor Kemenag Inhil hadir diwakili oleh Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah, H. Zainal Abidin yang juga mengemban amanah sebagai Kepengurusan Badan Kelengkapan Organisasi (BKO) PGRI Kabupaten Inhil. Kehadiran beliau menegaskan sinergitas antara pendidik di bawah naungan madrasah dengan organisasi profesi guru terbesar di Indonesia tersebut.
Selain itu, hadir pula Kasubbag Tata Usaha Kankemenag Inhil, H. Indra Sabarianto yang memegang posisi strategis sebagai Wakil Ketua II PGRI Kabupaten Inhil. Dalam acara yang khidmat tersebut, H. Indra Sabarianto dipercaya memandu doa pembuka, memohon keberkahan untuk keberlangsungan organisasi dan kesejahteraan para guru.
- Zainal Abidin menyampaikan bahwa kehadiran Kemenag dalam forum ini merupakan bentuk komitmen untuk menyelaraskan program pendidikan madrasah dengan visi besar PGRI.
“Kementerian Agama selalu sejalan dengan PGRI dalam memperjuangkan martabat guru. Sebagai bagian dari kepengurusan, kami ingin memastikan bahwa guru-guru madrasah dan guru sekolah umum bersatu padu dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indragiri Hilir. Sinergi ini sangat penting untuk mewujudkan pemerataan pendidikan yang dicitakan pemerintah daerah,” ujar H. Zainal Abidin di sela-sela kegiatan.
Acara yang dibuka secara resmi oleh Bupati Inhil melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, TM Syaifullah ini juga merangkaikan agenda bersejarah, yakni pengukuhan Satuan Tugas (Satgas) PGRI Kabupaten Inhil yang dipimpin oleh Roni Efendi. Satgas ini menjadi yang pertama terbentuk di Provinsi Riau sebagai simbol soliditas organisasi.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Staf Ahli, ditekankan bahwa PGRI, termasuk unsur Kemenag di dalamnya, harus menjadi keluarga besar yang solid. Dengan jumlah anggota mencapai 5.432 orang yang tersebar di 20 kecamatan, PGRI diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah, terutama dalam mengatasi tantangan tenaga pendidik di daerah terpencil.
Keaktifan pejabat Kemenag Inhil seperti H. Indra Sabarianto sebagai Wakil Ketua II PGRI menunjukkan bahwa Kemenag memiliki andil besar dalam roda organisasi.
“Doa yang kita panjatkan tadi adalah harapan agar seluruh pengurus, termasuk Satgas yang baru dikukuhkan, diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah. PGRI adalah rumah besar kita untuk menjunjung tinggi kejujuran dan profesionalisme profesi guru yang mulia ini,” pungkas H. Indra Sabarianto.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Ketua PGRI Provinsi Riau, Kepala Dinas Pendidikan, serta seluruh Ketua PGRI Cabang Kecamatan se-Kabupaten Indragiri Hilir, menandai babak baru penguatan organisasi guru di Negeri Seribu Parit.

3 hours ago
1

















































