Bhabinkamtibmas Tanjung Simpang Dengan Gunakan Tanjak, Gandeng Masyarakat Jaga Kamtibmas di Bulan Ramadhan

2 days ago 9

Pelangiran – Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran, AIPDA Antonius Hiras S, S.H., menjalankan tugas dengan mengangkat “tanjak” sebagai simbol penenangan keamanan, ketertiban, dan ketentraman masyarakat (harkamtibmas) melalui kegiatan Promoter Cipkon Harkamtibmas Door To Door System (DDS). Kegiatan yang digelar pada Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 10.30 WIB ini menjadi bagian dari dukungan terhadap Program Prioritas Kapolri Nomor VIII tentang Penguatan Harkamtibmas, dengan fokus khusus menjaga stabilitas masyarakat di bulan suci Ramadhan.

Dalam kunjungan dari rumah ke rumah di Desa Tanjung Simpang, AIPDA Antonius secara langsung menyampaikan pesan penting tentang kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas. Menghimbau masyarakat agar tidak lengah, terutama pada saat ibadah tarawih dan menjelang waktu sahur, di mana sebagian rumah mungkin ditinggalkan atau aktivitas masyarakat lebih banyak dilakukan di luar rumah.

Selain meningkatkan kewaspadaan, Bhabinkamtibmas juga memberikan arahan terkait keamanan fisik rumah tangga. Masyarakat disarankan untuk selalu memeriksa pintu dan jendela sebelum meninggalkan rumah, memastikan aliran listrik dan kompor yang tidak digunakan sudah dimatikan, serta menjaga rumah dalam keadaan terkunci dengan aman untuk mencegah terjadinya kebakaran atau pencurian.

Dalam kesempatan yang sama, AIPDA Antonius juga mengingatkan tentang bahaya yang dapat mengganggu kamtibmas di bulan Ramadhan, khususnya terkait petasan dan minuman keras. Petasan dapat membahayakan keselamatan diri dan orang lain, sementara konsumsi minuman keras berisiko memicu konflik antar masyarakat yang dapat merusak keharmonisan lingkungan.

Khusus untuk para pengusaha di wilayah Desa Tanjung Simpang, seperti pemilik warung, usaha kelapa, agen BRI Link, serta pemilik kendaraan laut atau pompong, diberikan himbauan untuk selalu berhati-hati dalam setiap transaksi keuangan. Masyarakat didorong untuk waspada terhadap peredaran uang palsu dan berbagai modus tindak penipuan yang mungkin muncul seiring dengan aktivitas ekonomi yang meningkat menjelang bulan Ramadhan.

Sebagai bagian dari edukasi layanan polisi, Bhabinkamtibmas memperkenalkan secara luas tentang Call Center 110 kepada masyarakat. Nomor darurat polisi ini ditonjolkan sebagai sarana yang gratis, bebas pulsa, dan beroperasi 24 jam untuk melaporkan segala bentuk situasi darurat atau aktivitas yang mengganggu ketertiban masyarakat.

Tidak hanya terkait keamanan dan ketertiban, kegiatan DDS ini juga menyentuh isu lingkungan hidup. AIPDA Antonius menghimbau kepada para petani yang akan membuka lahan agar tidak menggunakan cara pembakaran hutan, yang dilarang keras karena dapat menyebabkan kebakaran hutan dan lahan serta merusak ekosistem lokal.

Kapolsek Pelangiran, IPTU. Iwan Saputra, S.H., M.H., memberikan pernyataan terkait pelaksanaan kegiatan ini. “Tanjak yang diangkat oleh Bhabinkamtibmas menjadi bukti komitmen kita untuk menjaga harkamtibmas di bulan Ramadhan dengan cara yang dekat dan menyentuh masyarakat. Melalui Door To Door System, kita harapkan setiap lapisan masyarakat dapat merasakan kehadiran polisi sebagai mitra dalam menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, dan penuh berkah di bulan suci ini,” ujarnya. Kegiatan berjalan lancar dan mendapatkan respon positif dari warga Desa Tanjung Simpang.

Read Entire Article
Kerja Bersama | | | |