Mamuju – Komandan Korem 142/Tatag Brigjen TNI Hartono, S.I.P., M.M menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Marano 2026 terkait kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Polda Sulawesi Barat tersebut berlangsung di Aula Marannu Polda Sulbar, Jumat (6/3/2026).
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Barat, Kapolda Sulbar, Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, unsur Forkopimda Sulbar, para Kapolres jajaran Polda Sulbar serta sejumlah pimpinan instansi terkait lainnya.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat sinergi dan koordinasi lintas sektoral dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Marano 2026, khususnya dalam menghadapi arus mudik dan arus balik masyarakat pada momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Dalam kesempatan tersebut, Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Hartono memaparkan kesiapan jajaran Korem 142/Tatag dalam mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Marano 2026. Ia menegaskan bahwa Korem 142/Tatag bersama satuan jajaran siap bersinergi dengan Polda Sulbar dan instansi terkait dalam menjamin keamanan, ketertiban serta kelancaran arus mudik dan perayaan Idul Fitri di wilayah Sulawesi Barat.
“Jajaran Korem 142/Tatag siap mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat Marano 2026 melalui pengerahan personel yang akan bersinergi dengan Polri serta unsur terkait lainnya, guna memastikan situasi tetap aman, tertib dan kondusif selama perayaan Idul Fitri, ” ujar Danrem.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan TNI dalam operasi pengamanan ini merupakan wujud komitmen dalam membantu pemerintah daerah dan kepolisian dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang akan melaksanakan mudik maupun merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga.
Melalui rapat koordinasi ini diharapkan seluruh unsur yang terlibat dapat menyatukan persepsi, memperkuat koordinasi serta memaksimalkan kesiapan masing-masing instansi, sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat Marano 2026 di wilayah Sulawesi Barat dapat berjalan dengan aman, lancar dan sukses.


















































