Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal mengkritik 10 tahun pemerintahan Presiden ketujuh RI, Joko Widodo yang tak pernah menaikkan upah buruh.
Said mengatakan karena alasan itulah sejak 2014, massa buruh yang ia pimpin konsisten mendukung Presiden Prabowo Subianto sejak Pilpres 2014.
"Jadi kami berkeyakinan, kalau negeri ini dipimpin Prabowo Subianto, maka beberapa perjuangan kaum buruh bisa direalisasikan. Dan dalam kenyataannya begitukan?" Ujar Said dalam wawancaranya dengan CNNIndonesia, Selasa (9/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada misal 10 tahun sebelum masa pemerintahan Prabowo, enggak pernah naik upah, nol," imbuhnya.
Menurut Said, Jokowi dalam masa pemerintahannya justru mengesahkan UU Omnibus Law Cipta Kerja yang belakangan digugat organisasi buruh ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Pada pemerintah jauh sebelumnya, kenaikan upah hanya disebabkan inflasi. Said bilang hanya Prabowo yang memiliki keinginan yang sama terhadap kesejahteraan buruh.
"Pemerintahan yang sebelum-sebelumnya kenaikan upahnya hanya inflasi. Akhirnya Pak Prabowo memiliki pandangan yang sama dengan serikat buruh," katanya.
Padahal, menurut Said, kenaikan upah penting untuk memperbaiki ekonomi nasional dengan daya beli masyarakat. Sebab, ekonomi akan berputar di bawah sehingga meningkatkan konsumsi yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi.
"Dan 54 persen lebih pertumbuhan ekonomi Indonesia disumbang oleh konsumsi. Negara-negara berkembang juga di situ. Oleh karena itu, menjaga daya beli penting," ujarnya.
Said mengaku tak mudah bagi dirinya atau Partai Buruh untuk mendekat dengan kekuasaan. Dia bilang, keputusan itu harus tetap didasarkan pada ideologi politik dan kebijakan.
Selama menjadi aktivitas buruh, Said menyebut kekuasaan bukan hal tabu. Prinsip itu banyak dipegang organisasi buruh di seluruh dunia. Bahkan, mereka besar sebagai partai politik.
"Jadi kekuasaan bukan sesuatu yang tabu. Dia menjadi bagian penting dalam proses keluar," kata Said.
Said Iqbal resmi ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Senin petang tadi. Dia dilantik di Istana Negara bersama dengan pelantikan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).
Sebelumnya Said dikenal sebagai Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).
(thr/dal)
Add
as a preferred source on Google

5 hours ago
3















































