Babinkamtibmas Desa Pulau Burung Laksanakan Pengecekkan Perkembangan Tanaman Jagung

7 hours ago 2

Pulau Burung – Dalam rangka mendukung program prioritas nasional “Asta Cita” terkait ketahanan pangan, Polsek Pulau Burung secara aktif terlibat dalam kegiatan pertanian di wilayah hukumnya. Fokus utama kegiatan ini adalah menciptakan swasembada pangan melalui optimalisasi lahan pertanian yang ada, khususnya di Desa Pulau Burung, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Langkah ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat dan stabilitas ketersediaan pangan di tingkat desa.

Kegiatan pengecekan perkembangan pertumbuhan tanaman dilaksanakan pada hari Selasa, 12 Mei 2026, dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Lokasi kegiatan berada di lahan seluas satu hektar yang dikelola oleh Kelompok Tani Pulau Burung Sejahtera. Meskipun judul laporan awal menyinggung program holtikultura kangkung, aktivitas lapangan pada tanggal tersebut secara spesifik difokuskan pada monitoring dan evaluasi kondisi tanaman jagung yang sedang dalam masa pertumbuhan kritis.

Turun langsung dalam kegiatan tersebut adalah Kanit Binmas Polsek Pulau Burung yang juga merangkap sebagai Babinkamtibmas Desa Pulau Burung, Aipda Febri Jonni. Kehadiran anggota polisi di tengah lahan pertanian bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk pendampingan intensif kepada para petani. Aipda Febri Jonni berkolaborasi erat dengan Ketua Kelompok Tani Pulau Burung Sejahtera, Sdr. Adilan, untuk memastikan bahwa proses perawatan tanaman berjalan sesuai dengan standar agronomi yang baik.

Selama kegiatan berlangsung, Aipda Febri Jonni melakukan observasi mendalam terhadap kondisi fisik tanaman jagung. Ia memeriksa tanda-tanda kesehatan tanaman, potensi serangan hama, serta kecukupan nutrisi yang diterima oleh tanaman. Pendekatan preventif ini dilakukan agar jika ditemukan kendala di lapangan, dapat segera didiskusikan solusinya bersama kelompok tani sebelum masalah tersebut berkembang lebih luas dan berpotensi gagal panen.

Kapolsek Pulau Burung, Dr. Irwanto, SH., MH., memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya sinergi antara aparat kepolisian dan elemen masyarakat dalam sektor pertanian. Menurut Kapolsek, kehadiran Babinkamtibmas di tengah warga petani adalah strategi efektif untuk membangun komunikasi dua arah yang harmonis. Hal ini sejalan dengan visi Polri untuk tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga menjadi mitra bagi masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup mereka.

Dr. Irwanto menjelaskan bahwa program ketahanan pangan ini memiliki dimensi strategis yang melampaui aspek ekonomi semata. Dengan mendampingi masyarakat dalam pengelolaan sektor pertanian, Polri bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki oleh Desa Pulau Burung. Kestabilan ketersediaan pangan di tingkat desa akan bermuara pada ketahanan pangan nasional, sehingga setiap upaya kecil di tingkat akar rumput sangat berarti bagi negara.

Kapolsek menegaskan bahwa kegiatan seperti ini secara tidak langsung meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Ketika masyarakat melihat polisi hadir membantu menyelesaikan masalah sehari-hari mereka, termasuk dalam urusan pertanian, citra polri sebagai pelindung dan pengayom semakin kuat. Program swasembada pangan ini menjadi media yang efektif untuk mensejahterakan masyarakat desa sekaligus mempererat tali silaturahmi antara polisi dan warga.

Kegiatan pengecekan pertumbuhan jagung ini ditutup dengan komitmen bersama antara Polsek Pulau Burung dan Kelompok Tani Pulau Burung Sejahtera untuk terus melanjutkan kolaborasi positif ini. Para pihak sepakat bahwa dukungan berkelanjutan dari aparat kepolisian akan sangat membantu petani dalam menghadapi tantangan iklim dan pasar. Dengan semangat Asta Cita, Desa Pulau Burung optimis dapat menjadi contoh desa mandiri pangan yang mampu berkontribusi signifikan bagi Kabupaten Indragiri Hilir.

Read Entire Article
Kerja Bersama | | | |