Jakarta, CNN Indonesia --
Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 1.031 personel gabungan untuk mengamankan unjuk rasa yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) dan beberapa elemen masyarakat di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (8/4).
"Kami hadir untuk melayani masyarakat yang menyampaikan aspirasi dengan cara humanis, profesional, dan sesuai aturan," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E P Hutagalung di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, seribuan personel tersebut merupakan personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres, dan Polsek jajaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia memastikan pengamanan dilakukan dengan prinsip melayani masyarakat dan menghormati hak konstitusional warga dalam menyampaikan pendapat di muka umum.
"Ada 1.031 personel gabungan untuk melayani aksi unjuk rasa," ujarnya.
Melalui akun instagram resmi BEMUI_Official, BEM UI menggelar aksi solidaritas untuk aktivis KontraS Andrie Yunus yang menjadi korban serangan penyiraman air keras.
Dalam seruannya, BEM UI menyatakan bahwa Andrie Yunus bersama koalisi masyarakat sipil sedang mengajukan Gugatan Judicial Review UU TNI, terutama terhadap Pasal 47.
Untuk itu, BEM UI siap mengawal gugatan di Mahkamah Konstitusi dengan menggelar aksi unjuk rasa di Pintu Belakang Mahkamah Konstitusi.
(antara/isn)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
3

















































