Selama bulan puasa Ramadhan, banyak umat muslim yang mengalami perubahan pola tidur. Selain tidur larut malam, juga harus bangun dini hari untuk melakukan sahur.
Setelah Lebaran, pola tidur yang berantakan tersebut sebaiknya diperbaiki agar tidak mengganggu kesehatan di kemudian hari.
Dikutip dari Healthshots, berikut beberapa cara cara perbaiki pola tidur yang berantakan setelah puasa Ramadhan:
| Baca Juga : Hidangan Lebaran yang Harus Dihindari Penderita GERD
1. Hindari bermain ponsel
Cahaya yang dipancarkan oleh ponsel dapat menghambat pembentukan melatonin, hormon yang bertanggung jawab untuk tidur. Oleh karena itu, hindari menggunakan gadget setidaknya satu jam sebelum tidur.
2. Batasi tidur siang di siang hari
Tidur siang yang lebih lama, terutama di sore hari, dapat mengubah siklus sirkadian tubuh Anda dan membuatnya sulit untuk tidur lebih awal.
Oleh karena itu, disarankan untuk tidur siang singkat, sekitar 20 hingga 30 menit.
| Baca Juga : Mudik Nyaman, Bayi Sehat: Tips Praktis Menyiapkan MPASI di Perjalanan
3. Meditasi
Meditasi sebelum tidur dipercaya bisa mengurangi stres yang sering kali memicu insomnia. Teknik relaksasi ini dapat menenangkan pikiran dan membuat tubuh menjadi lebih rileks sehingga tidur pun bisa lebih pulas.
4. Hindari Kafein
Sebuah analisis tahun 2023, yang diterbitkan dalam Sleep Medicine Reviews, menunjukkan bahwa konsumsi kafein mengurangi total waktu tidur hingga 45 menit.
| Baca Juga : Picu Penyakit, Sayuran ini Tidak Boleh Digoreng
Para peneliti menyarankan bahwa kopi harus dikonsumsi setidaknya 8,8 jam sebelum tidur untuk menghindari pengurangan total waktu tidur.
5. Hindari makan berat
Hindari mengonsumsi makanan berat menjelang waktu tidur karena pencernaan dapat mengganggu relaksasi dan tidur yang lebih nyenyak.
Disarankan mengonsumsi makanan berat tiga jam sebelum tidur.
6. Sudahi pekerjaan
Menghentikan semua tugas yang berhubungan dengan pekerjaan dan aktivitas yang membuat stres dua jam sebelum tidur. (*)