GAUNG ANAK SERKA — Suasana duka menyelimuti keluarga besar pendidik di wilayah Gaung Anak Serka (GAS). Satuan Tugas (Satgas) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan GAS menggelar upacara penyematan dan prosesi pemakaman sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada mendiang Pirdaus, seorang guru yang telah mendedikasikan hidupnya di SMP Negeri 4 GAS.
Prosesi upacara yang berlangsung dengan penuh haru dan khidmat ini dipimpin langsung oleh Ketua PGRI GAS, Hafis, S.Pd.I. Bertindak sebagai inspektur upacara, Hafis memimpin jalannya penyematan atribut kehormatan PGRI sebelum jenazah diberangkatkan menuju tempat peristirahatan terakhir.
Upacara penghormatan ini merupakan komitmen pgri sekaligus bentuk apresiasi tertinggi dari organisasi profesi guru atas jasa-jasa almarhum selama mengabdi di dunia pendidikan.
Dalam sambutannya, Ketua PGRI GAS, Hafis, S.Pd.I., menyampaikan rasa duka cita yang mendalam mewakili seluruh anggota PGRI dan tenaga pendidik di wilayah tersebut.
"Hari ini kita kehilangan sosok rekan sejawat, saudara, dan pendidik yang berdedikasi tinggi. Upacara penyematan dan pemakaman ini adalah wujud penghormatan terakhir dari kami, keluarga besar PGRI GAS. Terima kasih atas segala peluh dan pengabdian Saudara Pirdaus dalam mencerdaskan anak bangsa, khususnya di SMPN 4 GAS. Semoga amal ibadah almarhum diterima dan diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT" ujar Hafis.
Tampak hadir dalam prosesi tersebut jajaran pengurus PGRI GAS, rekan-rekan guru sejawat, para keluarga, serta masyarakat setempat yang turut mengiringi kepergian almarhum. Isak tangis dan doa mengiringi langkah almarhum menuju pusara.
Mendiang Pirdaus dikenal sebagai sosok guru yang penyabar dan dekat dengan murid-muridnya. Kepergiannya meninggalkan lubang yang besar bagi sekolah dan rekan-rekan sejawatnya.
Selamat jalan, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa. Jasa dan budimu akan selalu abadi dikenang dalam setiap langkah generasi yang telah engkau didik

1 month ago
44

















































