Elite PPP Dilaporkan Kader ke Polda Metro Jaya soal Dugaan Pemalsuan

1 hour ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Dua petinggi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berinisial TY dan AS dilaporkan kader partai politik itu ke Polda Metro Jaya soal dugaan pemalsuan, Jumat (12/6).

Laporan tersebut tertuang dalam dua laporan polisi (LP).

LP pertama terhadap TY terkait dugaan pemalsuan dokumen dan stempel, sementara LP kedua terhadap AS terkait pemalsuan Kartu Tanda Anggota (KTA).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hari ini ada dua pelapor, yang satu melaporkan terkait dengan dugaan pemalsuan KTA, yang satu melaporkan terkait dengan dugaan pemalsuan dokumen," kata pengacara Ketua DPC PPP Jaksel, Dal Lyckhen di Polda Metro Jaya, Jumat.

Lyckhen menerangkan pembuatan KTA diduga palsu itu berkaitan dengan pemalsuan dokumen yang diduga tidak melalui prosedur atau peraturan organisasi partai.

"Terlapornya yang pertama inisialnya AS, yang kedua inisialnya TY," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Jakarta Selatan, HM Nasir--selaku pelapor--menerangkan laporan ini dilayangkan lantaran dirinya merasa ada kejanggalan dari pemalsuan ini sehubungan dengan penerbitan KTA terhadap AS.

"Terkait dengan KTA, kami dari DPC Jakarta Selatan belum pernah merasa ada laporan-laporan atau merekomendasikan untuk KTA tersebut. Sehingga perlu kami telusuri dari tingkat ke DPW sampai ke DPP," tutur dia.

Nasir menyebut buntut dugaan pemalsuan dokumen dan KTA itu pihaknya pun merasa dirugikan. Karenanya, pihaknya memutuskan untuk mengambil langkah hukum dengan membuat laporan polisi.

"Terindikasi ini memang kita tidak menerbitkan itu. Ada dugaan berarti ada pemalsuan yang membuat kondisi situasi partai jadi semakin tidak menentu, karena mereka ada kegiatan bukan berada di lingkungan kantor kami DPP, adanya di luar. Itulah yang membuat keprihatinan kami dari tingkat bawah," ucap dia.

Hingga berita ini ditulis, CNNIndonesia.com belum mendapatkan pernyataan resmi dari DPP PPP hingga terduga terlapor maupun perwakilannya soal laporan dugaan pemalsuan dokumen itu.

(dis/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kerja Bersama | | | |