Dukung Keterampilan WBP, SKB Blora Serahkan Bantuan Alat Pembuat Roti

16 hours ago 5

BLORA – Memasuki hari ketiga pembelajaran Kejar Paket, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Blora kembali bersinergi dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Blora. Dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Rutan Blora tersebut, SKB Kabupaten Blora turut memberikan bantuan peralatan pembuatan roti untuk mendukung pengembangan keterampilan warga binaan pemasyarakatan (WBP). Rabu (2/9)

Bantuan peralatan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan SKB Kabupaten Blora terhadap kegiatan pembinaan dan pelatihan keterampilan di Rutan Blora. Peralatan yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk menunjang praktik pembuatan produk makanan ringan oleh WBP.

Pada hari ketiga ini, sebanyak 14 siswa Kejar Paket yang merupakan WBP mengikuti rangkaian kegiatan bersama tujuh mentor dari SKB Kabupaten Blora. Selain pembelajaran umum dan Bahasa Inggris, peserta juga mendapatkan pelatihan keterampilan membuat roti dengan selai cokelat dan srikaya.

Dengan bimbingan Bu Jumini dan Bu Aini, para WBP mempraktikkan secara langsung tahapan pembuatan roti, mulai dari persiapan bahan hingga proses pengolahan dan pengemasan. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengasah keterampilan sekaligus belajar menerapkan kebersihan dan ketelitian dalam proses pembuatan makanan.

Kepala Rutan Blora, Sugito, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada SKB Kabupaten Blora atas sinergi dan bantuan peralatan yang diberikan. Menurutnya, dukungan tersebut sangat bermanfaat dalam memperkuat kegiatan keterampilan WBP serta mendorong terciptanya produk makanan ringan yang higienis dan berkualitas.

Sinergi Rutan Blora dan SKB Kabupaten Blora melalui pembelajaran Kejar Paket yang terus berlanjut diharapkan tidak hanya meningkatkan pendidikan WBP, tetapi juga memberikan keterampilan praktis yang dapat menjadi bekal kemandirian. Dengan adanya dukungan peralatan dan pelatihan secara berkelanjutan, WBP diharapkan semakin produktif dan memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke tengah masyarakat.

Read Entire Article
Kerja Bersama | | | |