Danramil 1004 Tanjungsari hadiri Forkopimda Sumedang Bersinergi Tanam Bawang Putih untuk Perkuat Ketahanan Pangan di Desa Cilembu Kecamatan Pamulihan

6 hours ago 2

SUMEDANG — Upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendukung swasembada pangan terus digalakkan di Kabupaten Sumedang. Polres Sumedang bersama unsur Forkopimda, TNI, pemerintah daerah, kelompok tani, dan masyarakat melaksanakan penanaman bibit bawang putih di Blok Ciceuri, Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut menjadi bagian dari program ketahanan pangan dengan mengoptimalkan lahan masyarakat agar lebih produktif dan memiliki nilai ekonomi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sumedang Dr. H. Doni Ahmad Munir, S.T., M.M. diwakili oleh Dr. H. Tono Suhartono, S.P., M.M. menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Sumedang, Dandim 0610/Sumedang Letkol Arh. Kusuma Ardianto, S.I.P., M.Han. diwakili oleh Danramil 1004 Tanjungsari, Kapolres Sumedang AKBP Dr. Reza Ma'ruffi, S.H., S.I.K., M.H., Kajari Sumedang Dr. Adi Purnama, S.H., M.H., Ketua PN Sumedang Hera Polosia Destiny, S.H., M.H., Ketua DPRD Sumedang H. Sidik Ja'far, S.E., Wakil Bupati Sumedang Fajar Aldila, S.H., M.Kn., serta jajaran Forkopimda dan unsur terkait lainnya.

Turut hadir Sekda Sumedang Dr. Hj. Tuti Ruswasti, S.Sos., M.Si., Danramil Tanjungsari Kapten Inf. Agus Hermawan, para pejabat utama Polres Sumedang, para Kapolsek wilayah Zona 1, unsur pemerintah kecamatan dan desa, perwakilan DPKP Sumedang, serta Kelompok Tani Alam Mekar Desa Cilembu.

Bupati Sumedang Dr. H. Doni Ahmad Munir menegaskan bahwa pengembangan komoditas bawang putih merupakan salah satu langkah untuk mengoptimalkan potensi pertanian daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

“Ketahanan pangan harus kita bangun bersama melalui pemanfaatan lahan yang ada secara produktif. Penanaman bawang putih ini diharapkan dapat meningkatkan produksi pangan lokal, memberikan manfaat ekonomi bagi petani, dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan kemandirian pangan di Kabupaten Sumedang, ” ujar Bupati Sumedang.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, kelompok tani hingga masyarakat.

“Yang paling penting adalah keberlanjutan. Bukan hanya menanam, tetapi bagaimana tanaman ini dipelihara, menghasilkan panen yang baik, kemudian hasilnya memiliki nilai ekonomi dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ” tambahnya.

Dandim 0610/Sumedang Letkol Arh. Kusuma Ardianto, S.I.P., M.Han., mengatakan bahwa TNI siap mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pendampingan dan sinergi bersama masyarakat.

“TNI, khususnya Kodim 0610/Sumedang, siap mendukung program ketahanan pangan dengan mengoptimalkan peran Babinsa di wilayah. Kami akan terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia menjadi lahan produktif dan memiliki nilai ekonomi, ” kata Letkol Arh. Kusuma Ardianto.

Ia menambahkan, keterlibatan aparat kewilayahan diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara kelompok tani dengan pemerintah maupun instansi terkait.

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti pada seremoni penanaman saja, tetapi dapat berlanjut sampai tahap pemeliharaan dan panen. Sinergi yang baik antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan kelompok tani menjadi kunci agar program ketahanan pangan dapat berjalan secara berkelanjutan, ” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan acara seremonial melalui Zoom Meeting yang terhubung dengan kegiatan penanaman bawang putih di NTB. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan simbolis bibit bawang putih kepada perwakilan kelompok tani, penyerahan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta paket bantuan sosial kepada masyarakat penerima manfaat.

Kapolres Sumedang bersama rombongan selanjutnya meninjau posko ketahanan pangan sebelum menuju lokasi lahan penanaman. Penanaman bawang putih dilakukan secara simbolis oleh Kapolres Sumedang bersama unsur Forkopimda dan peserta kegiatan.

Danramil Tanjungsari Kapten Inf. Agus Hermawan mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata sinergi dalam mendukung masyarakat, khususnya para petani di wilayah Kecamatan Pamulihan.

“Kami dari Koramil akan terus mendukung kegiatan ketahanan pangan seperti ini. Babinsa akan berperan dalam melakukan pendampingan dan membantu menjalin komunikasi dengan masyarakat serta kelompok tani agar program ini dapat berjalan dengan baik, ” ujar Kapten Inf. Agus Hermawan.

Ia berharap lahan seluas 1 hektare yang digunakan untuk budidaya bawang putih tersebut dapat dikelola secara optimal sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi kelompok tani.

“Harapannya hasil dari budidaya bawang putih ini nantinya dapat meningkatkan perekonomian petani. Yang tidak kalah penting, kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat lainnya bahwa lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara produktif, ” tuturnya.

Lahan yang digunakan berada di Blok Ciceuri, Desa Cilembu, dengan luas sekitar 1 hektare. Lahan tersebut merupakan milik Maman Yuhiman dan akan dikelola oleh Kelompok Tani Alam Mekar Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan.

Budidaya bawang putih tersebut ditujukan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan masyarakat secara optimal. Selain meningkatkan produksi pangan lokal, program ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan kelompok tani.

Kegiatan tersebut juga menjadi wujud sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, kelompok tani, dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan serta mendorong kemandirian pangan di wilayah Kabupaten Sumedang.

Dari sisi ekonomi, pengembangan budidaya bawang putih diharapkan dapat meningkatkan pendapatan kelompok tani apabila hasil panen dikelola dan dipasarkan dengan baik. Program ini juga dapat memberikan tambahan kegiatan ekonomi produktif, meningkatkan keterampilan petani, serta membuka peluang usaha lanjutan seperti pembibitan, pengolahan hasil panen, dan pemasaran.

Setelah kegiatan penanaman, rangkaian acara dilanjutkan dengan press release Kapolres Sumedang dan ramah tamah. Seluruh kegiatan selesai sekitar pukul 13.00 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta lancar.

Melalui kegiatan tersebut, penanaman bawang putih di Desa Cilembu diharapkan tidak hanya menghasilkan komoditas pangan, tetapi juga menjadi contoh nyata kolaborasi lintas sektor dalam mengoptimalkan potensi pertanian, memperkuat ketahanan pangan, dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumedang. (PERS)

Read Entire Article
Kerja Bersama | | | |