Jakarta, CNN Indonesia --
Wakil Menteri HAM Mugiyanto mengatakan serangan air keras kepada Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus cukup mengganggu posisi Indonesia sebagai Presiden Dewan HAM PBB.
Mugiyanto menyadari peristiwa penyiraman air keras tersebut telah mendapat sorotan Komisaris Tinggi HAM PBB Volker Turk, serta Pelapor Khusus PBB untuk Perlindungan Pembela HAM Mary Lawlor.
"Hal ini cukup mengganggu positioning Indonesia sebagai anggota dewan HAM PBB dan sebagai Presiden Dewan HAM PBB," ujar Mugiyanto melalui keterangan tertulisnya, Minggu (15/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mugiyanto meminta Polri mempercepat penyelidikan atas peristiwa penyiraman air keras untuk membongkar pelaku hingga otak di balik serangan tersebut. Menurutnya, proses hukum harus dilakukan agar peristiwa intimidasi, teror, dan kekerasan kepada para pembela HAM atau siapa pun tidak terus terjadi.
Mugiyanto berharap aparat keamanan tidak menganggap peristiwa tersebut sebagai masalah kecil sebab bisa mengganggu kredibilitas bangsa Indonesia.
"Ini sangat mendesak dilakukan oleh polisi, agar kita semua, termasuk pemerintah, mendapat kepastian, sehingga tidak terjadi spekulasi dan narasi liar yang pada akhirnya mencederai komitmen pemerintah dalam penghormatan dan perlindungan HAM," ujarnya.
Mugiyanto menyampaikan pemerintah berkomitmen dalam perlindungan dan penghormatan HAM, termasuk hak atas kebebasan berekspresi, menyampaikan pendapat dan berkumpul secara damai sebagaimana tercantum dalam Kovenan Hak Sipil dan Politik (ICCPR) yang telah diratifikasi melalui Undang-undang Nomor 12 Tahun 2005.
Kata dia, pengejawantahan atas komitmen tersebut adalah penghormatan atas suara kritis dan kritik dari seluruh elemen masyarakat sebagai mekanisme check and balances demi perbaikan kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Sekali lagi Kementerian HAM menyampaikan simpati mendalam dan solidaritas kepada saudara Andrie Yunus, serta mendoakan agar segera pulih dengan perawatan terbaik dari rumah sakit. Kementerian HAM memastikan bahwa negara akan menanggung biaya pengobatan dan pemulihan hingga tuntas," kata Mugiyanto.
Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras oleh OTK yang mengakibatkan terjadinya luka serius di sekujur tubuh terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata.
Peristiwa tersebut terjadi sesaat setelah Andrie rampung melakukan perekaman siniar (podcast) di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI) bertajuk "Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia" pada sekitar pukul 23.00 WIB, Kamis (12/3).
Pasca peristiwa tersebut, Andrie segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan secara medis. Dari hasil pemeriksaan, Andrie mengalami luka bakar sebanyak 24 persen. Mata kanan menjadi area terdampak paling serius.
(fra/ryn/fra)
Add
as a preferred source on Google

5 hours ago
4

















































