Identitas Mayat Perempuan dalam Mobil di Bandara Juanda Terkuak

4 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Identitas mayat perempuan yang ditemukan di dalam sebuah mobil Toyota Innova hitam terparkir di area Terminal 1 Bandar Udara (Bandara) Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Rabu (24/6) akhirnya terkuak.

Mobil itu berpelat merah alias diduga kendaraan dinas. Mobil yang jadi tempat kejadian perkara (TKP) itu diduga kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Jatim, dengan nomor polisi M 1090 GP.

Ternyata korban di dalam mobil itu memang merupakan seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bangkalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengutip dari detikJatim, identitas korban adalah inisial RJS (50). Korban diketahui menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemerintah Kabupaten Bangkalan.

Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya, membenarkan identitas korban tersebut. Ia menyebut, korban terakhir kali berangkat bekerja seperti biasa pada Kamis (18/6).

Sebelum berangkat, korban sempat berpamitan kepada anaknya dan menyampaikan kemungkinan baru pulang pada Sabtu (20/6) karena ada agenda rapat. Namun, kata Risang, korban tidak menjelaskan lokasi kegiatan tersebut kepada anggota keluarganya.

"Korban pamit kepada anaknya bahwa kemungkinan pulang hari Sabtu karena ada rapat. Tetapi tidak menyebutkan rapat di mana atau akan pergi ke daerah mana," ujarnya.

Menurut Risang, korban selama ini tinggal bersama anaknya yang sudah dewasa di sebuah perumahan dekat kompleks Pemkab Bangkalan. Sementara suaminya tinggal di Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan, yang berbatasan dengan Kabupaten Sampang, dan saat ini dalam kondisi kurang sehat.

Ia menyebut pertemuan terakhir korban dengan suaminya terjadi pada 4 Juni 2026. Setelah itu komunikasi keluarga masih berjalan normal dan tidak ditemukan adanya persoalan rumah tangga.

"Sejauh yang kami ketahui tidak ada konflik rumah tangga maupun permasalahan lain yang mencolok. Kehidupan korban sehari-hari berjalan normal," ungkapnya.

Risang menuturkan pihak keluarga mulai merasa ada kejanggalan setelah korban sulit dihubungi pada Sabtu sore. Padahal pada pagi harinya korban masih sempat berkomunikasi dengan anaknya.

"Sabtu pagi masih ada komunikasi dengan anaknya. Tetapi sore harinya telepon seluler korban sudah tidak aktif dan tidak bisa dihubungi. Itu tidak biasa dilakukan korban," jelasnya.

Sebelum menghilang, keluarga juga sempat mengetahui status WhatsApp korban yang menyebut dirinya sedang berada di kawasan Batu atau Malang, Jawa Timur. Namun informasi tersebut tidak pernah disampaikan langsung kepada keluarga maupun suaminya.

Karena tidak kunjung ada kabar, keluarga berupaya melakukan pencarian ke sejumlah kerabat dan kenalan pada Minggu (21/6). Bahkan keluarga telah berencana melapor ke polisi pada Selasa (24/6).

"Awalnya keluarga berencana membuat laporan orang hilang pada Selasa. Namun sebelum laporan dibuat, keluarga sudah menerima kabar bahwa korban ditemukan meninggal dunia," kata Risang.

Mobil yang ditemukan di lokasi penemuan jenazah diketahui merupakan kendaraan dinas yang biasa digunakan korban dalam menjalankan tugasnya sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan.

Hingga kini keluarga masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.

Sementara itu General Manager Bandara Internasional Juanda Muhammad Tohir mengatakan pihaknya mendukung proses penyelidikan yang dilakukan aparat penegak hukum.

"Manajemen Bandara Juanda mendukung penuh proses investigasi yang dilakukan pihak berwajib," ucapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bangkalan, Fauzan Jakfar, menegaskan pihakny langsung menerjunkan tim khusus ke lokasi kejadian di Sidoarjo guna melakukan verifikasi dan memastikan keabsahan status kendaraan dinas tersebut.

"Masih dicek, Dinas PRKP lagi kroscek ke TKP," ungkap Fauzan, Rabu, seperti dikutip dari detikJatim.

Fauzan menambahkan, meski konfirmasi mengenai kepemilikan mobil dinas dari instansi terkait sudah mulai terang, pihak Pemkab Bangkalan hingga kini masih menunggu perkembangan dari kepolisian dan belum mendapatkan data menyeluruh mengenai identitas ataupun penyebab pasti kematian korban perempuan tersebut.

Baca berita lengkapnya di sini.

[Gambas:Youtube]

(tim/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kerja Bersama | | | |