Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus merupakan tindakan kriminal serius yang tergolong sebagai terorisme. Ia meminta aparat penegak hukum mengusut kasus tersebut hingga ke dalang di baliknya.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam sesi tanya jawab bersama jurnalis di Jakarta, Kamis (19/3). Ia menyebut aksi kekerasan tersebut sebagai tindakan biadab yang tidak bisa ditoleransi.
"Ini adalah terorisme. Ini tindakan biadab. Harus kita kejar. Harus kita usut. Harus kita usut!" tegas Prabowo dalam keterangan tertulis Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, penegakan hukum tidak boleh berhenti pada pelaku di lapangan. Aparat, kata Prabowo, harus mampu mengungkap aktor intelektual yang berada di balik peristiwa tersebut.
"Termasuk siapa yang menyuruh, siapa yang membayar," ujarnya.
Prabowo juga menekankan bahwa negara tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan terhadap warga negara, termasuk terhadap aktivis yang menyuarakan kritik. Ia memastikan proses hukum akan berjalan tanpa pandang bulu, termasuk jika terdapat keterlibatan aparat.
"Ya jelas dong (kalau itu dari aparat). Tidak akan! (ada impunitas). Saya menjamin!" kata dia.
Ia menambahkan bahwa komitmennya adalah menegakkan hukum dan memastikan Indonesia menjadi negara yang beradab.
"Saya ingin menegakkan hukum. Saya ingin Indonesia yang beradab. Tidak boleh ada tindakan seperti ini," ujarnya.
Beberapa hari setelah kejadian penyiraman terhadap Andrie, aparat gabungan dari Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Pusat Polisi Militer TNI telah mengamankan empat oknum prajurit TNI yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.
Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom) TNI, Yusri Nuryanto, menyebut para terduga pelaku terdiri dari tiga perwira dan satu bintara.
"Saya dipilih oleh rakyat untuk membela rakyat. Tapi kita waspada, saya minta diusut benar. Sampai ke aktornya," kata Prabowo.
(tis/tis)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
2
















































