Prabowo Minta Tiap Daerah Punya Gudang Makanan

2 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden RI Prabowo Subianto meminta agar setiap daerah memiliki gudang logistik untuk menghadapi kondisi darurat, termasuk di saat bencana.

Ia menilai lumbung pangan semestinya sudah menjadi bagian dari kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi bencana.

"Saya kira itu saran yang baik. Jadi itu dicatat ya, saya kira saran yang baik. Jadi kita hitung secara nasional saja. Iya. Nanti kita bantu tiap provinsi biar gubernur punya gudang persiapan makanan, bersama juga bupati. Seharusnya sebetulnya juga memang demikian ya," kata Prabowo dalam rapat koordinasi penanganan gempa bumi NTT, Kab. Nagekeo, NTT, Rabu (26/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo mengatakan pemerintah pusat akan mendukung setiap provinsi untuk memiliki gudang beserta persediaan makanan yang dikelola pemerintah daerah. Ia meminta jajarannya untuk menghitung perkiraan kebutuhan bagi tiap-tiap daerah.

"Nanti kita catat ya. Saya kira saran yang baik. Jadi kita hitung secara nasional saja. Nanti kita bantu tiap provinsi biar gubernur punya gudang dan persiapan makanan sama dengan bupati," ucapnya.

Saran itu mulanya disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto yang mengusulkan setiap kabupaten/kota memiliki gudang makanan, sehingga bantuan dapat segera disalurkan saat bencana terjadi.

Berkaca dari gempa bumi di NTT, gudang logistik BPBD kosong. Padahal, BPBD merupakan garda terdepan dalam menangani bencana. Sementara di sisi lain, BNPB tidak memiliki hubungan komando dengan BPBD, sehingga membutuhkan waktu untuk mengirimkan bantuan.

"Padahal harusnya bisa memberikan bantuan dasar saja, permakanan. Nanti kami datang untuk memperkuat pendistribusian logistik. Itu yang terlihat sangat menonjol Bapak Presiden. Mohon nanti ke depan ini menjadi perhatian karena tentu saja bencana ini sangat banyak terjadi di wilayah kita," kata Suharyanto.

Suharyanto pun menjelaskan gudang itu dalam pengendalian kepala daerah, baik gubernur maupun bupati. Ia berharap keberadaan gudang itu dapat mempercepat penyaluran bantuan pada tahap awal bencana.

"Paling tidak ketika ada apa-apa bisa saat awal itu bisa memberikan bantuan. Kami hitung tidak banyak-banyak Bapak Presiden. Kalau misalnya dalam bentuk permakanan itu nilainya Rp5 sampai 10 miliar. Contoh misalnya sembako Bapak Presiden, selimut, tenda-tenda, kemudian matras yang begitu-begitu lengkap," ujarnya.

Selain membahas itu, dalam rapat tersebut Prabowo juga mengecek ihwal penyaluran bantuan sebesar Rp20 miliar untuk setiap kabupaten yang terdampak gempa NTT.

"Bantuan yang Rp 20 miliar tiap kabupaten yang terdampak sudah sampai?" tanya Prabowo.

Suharyanto pun memastikan bantuan itu telah diterima pemerintah daerah sekaligus menekankan dana itu hanya boleh digunakan untuk keperluan penanganan bencana.

"Kami juga sudah sampaikan ke pak bupati. Bantuan itu tidak boleh digunakan hal yang lain kecuali untuk menangani bencana," kata Suharyanto.

(mnf/dal)

placeholder

Read Entire Article
Kerja Bersama | | | |