Jakarta, CNN Indonesia --
Keributan berujung pemukulan terhadap danramil dan kapolsek terjadi saat pesta karnaval perayaan HUT ke-81 RI di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Senin (17/8).
Sejumlah orang termasuk Danramil Cicalengka Kapten Inf Sumarna Chaerul dan Kapolsek Cicalengka Kompol Ade Rahmat menjadi korban pemukulan dalam keributan yang terjadi di tengah acara tersebut. Polisi kemudian menangkap empat orang yang diduga terlibat.
Kapolresta Bandung Kombes Aldi Subartono mengatakan empat pria yang ditangkap dan diduga terlibat pemukulan berinisial RF, IA, YP, dan F.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya 4 pelaku sudah ditangkap, saat ini dalam proses pemeriksaan," ujar Aldi, kepada awak media, Selasa (18/8), dikutip dari detikcom.
Aldi pun menuturkan kronologi insiden pemukulan terhadap danramil dan kapolsek. Peristiwa bermula ketika pesta rakyat berupa karnaval digelar di Kecamatan Cicalengka.
Dalam karnaval, setiap desa menampilkan berbagai kreativitas untuk dinilai. Keributan tiba-tiba terjadi ketika rombongan karnaval dari Desa Tenjolaya hendak melintas di podium Forkopimcam untuk mengikuti penilaian.
Keributan pecah saat rombongan berada di sekitar podium. "Keributan itu terjadi sekitar jam 11.45 WIB," katanya.
Kapolsek Cicalengka Kompol Ade Rahmat, Danramil Cicalengka Kapten Inf Sumarna Chaerul, dan Camat Cicalengka Cucu Hidayat turun dari podium untuk mengamankan dan melerai keributan. Namun, situasi justru semakin memanas.
"Kapolsek dan Danramil menjadi sasaran pemukulan oleh sejumlah peserta karnaval. Beberapa warga yang turut membantu mengamankan situasi juga diduga ikut menjadi korban," jelasnya.
Aldi mengatakan, setelah melakukan pemukulan, para pelaku kemudian melarikan diri. Sementara Kapolsek Cicalengka dan beberapa orang lainnya mengalami luka di bagian wajah.
"Kami langsung melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan mengamankan pihak-pihak yang diduga terlibat," ucapnya.
Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan empat orang yang diduga terlibat. Mereka ditangkap di lokasi yang berbeda dan selanjutnya dibawa ke Mapolresta Bandung untuk menjalani pemeriksaan.
"Iya 4 pelaku sudah kami amankan dan masih dilakukan pemeriksaan. Para pelaku inisial RF, IA, YP, dan F. Kami tegaskan tidak ada ruang bagi perusuh," tegasnya.
Aldi mengatakan, polisi masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam aksi pemukulan tersebut.
"Kami juga masih mendalami identitas seorang terduga pelaku lainnya yang saat kejadian mengenakan seragam Karang Taruna," kata Aldi.
Aldi menegaskan, proses penyelidikan akan terus dilakukan hingga kasus tersebut dapat diungkap secara menyeluruh. Dia juga meminta masyarakat tetap tenang dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif.
"Kami akan menindaklanjuti kejadian ini secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kami juga mengimbau seluruh masyarakat agar tidak melakukan tindakan anarkis dan tetap menjaga situasi kamtibmas," katanya.
(tim/wis)

4 hours ago
4
















































