Pramono Dorong Ulama-Habaib Jaga Kerukunan dan Toleransi di Jakarta

5 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendorong ulama dan habaib untuk terus berperan menjaga kerukunan dan toleransi di Jakarta. Ia juga meminta mereka ikut membina generasi muda di tengah upaya Jakarta bertransformasi menjadi kota global.

Pesan itu disampaikan Pramono saat menghadiri pelantikan sekitar 1.500 pengurus Forum Ulama Habaib (FUHAB) Jakarta di Jakarta International Velodrome, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (18/8).

Pramono mengatakan FUHAB memiliki peran penting dalam menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang sejuk sekaligus menjaga nilai kebangsaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya ingin mengucapkan selamat karena bagaimanapun FUHAB ini adalah organisasi kemasyarakatan yang betul-betul pandangannya, cara berpikirnya itu membuat kesejukan kehidupan di masyarakat karena mereka betul-betul memegang teguh bahwa NKRI itu adalah harga mati," ujar Gubernur Pramono.

Kepengurusan FUHAB tidak hanya mencakup wilayah Jakarta, tetapi juga melibatkan ulama dan habaib dari kawasan aglomerasi. Menurut Pramono, jaringan tersebut dapat menjadi modal untuk memperkuat komunikasi sekaligus menjaga kehidupan sosial masyarakat.

"Pelantikan Forum Ulama Habaib Jakarta dan sekitarnya dihadiri kurang lebih 1.500 orang pengurus. Kalau di Jakarta ada 267 kelurahan, ada 44 kecamatan, dan tentunya dari Depok, Tangerang, Bekasi, dan sebagainya," ungkapnya.

Pramono menilai kontribusi ulama dan habaib tidak hanya berkaitan dengan kehidupan keagamaan. Mereka juga dinilai memiliki posisi strategis dalam menjaga kebersamaan, memperkuat toleransi, dan membangun karakter generasi muda.

"Peran ulama dan habaib sangat penting dalam membangun Jakarta. Bukan hanya dalam kehidupan keagamaan, tetapi juga dalam menjaga kerukunan, memperkuat toleransi, dan membina generasi muda," ungkapnya.

Ia menegaskan transformasi Jakarta menjadi kota global harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta kehidupan sosial masyarakat.

"Jakarta sedang bergerak menjadi kota global. Karena itu, kemajuan Jakarta tidak cukup hanya dengan pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga harus diikuti kualitas manusia, karakter, moral, dan kehidupan sosial yang baik," tuturnya.

Pramono berharap FUHAB dapat semakin dekat dengan masyarakat dan berperan dalam memberikan pembinaan yang menyejukkan. Organisasi tersebut juga diharapkan dapat membantu mencari jalan keluar atas berbagai persoalan sosial yang muncul di Jakarta.

"Saya berharap FUHAB bisa terus hadir dekat dengan masyarakat, memberikan pembinaan yang menyejukkan, merawat persaudaraan, dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial di Jakarta," katanya.

Pemprov DKI Jakarta, kata Pramono, membuka peluang untuk memperluas kerja sama dengan FUHAB dan berbagai elemen masyarakat.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjaga Jakarta tetap aman, toleran, dan inklusif seiring dengan perkembangan kota yang semakin dinamis.

"Pemprov DKI siap memperkuat kolaborasi dengan FUHAB dan seluruh elemen masyarakat untuk membangun Jakarta yang maju, aman, toleran, dan bermartabat, tanpa meninggalkan nilai agama, budaya, dan kearifan lokal," pungkas Gubernur Pramono.

(ory/ory)

placeholder

Read Entire Article
Kerja Bersama | | | |