Jakarta, CNN Indonesia --
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto mengaku kini telah diangkat sebagai dosen tetap di Universitas Bung Karno (UBK), Jakarta.
Hal itu disampaikan Hasto usai menyampaikan kuliah umum di kampus tersebut, Kamis (11/6). Hasto bicara membawa tajuk 'Pemikiran Geopolitik Bung Karno, dalam rangka Ulang Tahun Universitas Bung Karno ke-27'.
"Jadi kuliah umum ini sebagai bagian dari prosesi dan juga tanggung jawab saya setelah ditetapkan sebagai dosen tetap di Universitas Bung Karno," ujar Hasto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengaku akan mengampu mata kuliah geopolitik. Nantinya, kata Hasto, dia akan mengajar di beberapa fakultas mulai politik hingga ekonomi.
Hasto bilang dirinya juga akan banyak mengajarkan pemikiran tokoh proklamator RI yang juga Presiden Pertama RI Sukarno (Bung Karno), selain materi soal ilmu politik.
"Juga dalam manajemen tentang strategic leadership, karena doktor saya yang kedua di Universitas Indonesia itu juga tentang strategic leadership," ujarnya.
Sementara itu, dalam pidatonya Hasto menyinggung kerangka berpikir geopolitik Sukarno yang dinilai relevan jika Presiden RI Prabowo Subianto ingin memosisikan Indonesia sebagai fasilitator perdamaian.
Sebab, kata dia, geopolitik Bung Karno tidak bergerak secara acak, melainkan melalui sebuah siklus yang sistematis.
Menurutnya siklus iitu dapat digunakan untuk menghadapi berbagai dinamika geopolitik kawasan maupun global secara terukur.
"Kalau Presiden Prabowo berkehendak menjadikan Indonesia sebagai peace facilitator untuk masalah Timur Tengah, ini (Siklus Geopolitik Sukarno) bisa dipakai," ujarnya.
(thr/kid)
Add
as a preferred source on Google

4 hours ago
3









































