Tembilahan – Semangat membangun karakter anak sejak usia dini terus dilakukan melalui kegiatan edukatif di lingkungan sekolah. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Founder Lawyer Masuk Sekolah yang digelar pada Kamis, 20 Agustus 2026, di SDIT Insan Rabbani Shofiyah.
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Mewujudkan Generasi Rabbani yang Saling Menyayangi”, dengan menghadirkan Founder Lawyer Masuk Sekolah, Dr. Titin Triana, SH., MH. sebagai pemateri.
Dalam kegiatan ini, para siswa diajak memahami pentingnya membangun sikap saling menyayangi, menghormati, peduli dan menghargai sesama. Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan karakter yang baik.
Dr. Titin Triana menyampaikan bahwa pendidikan karakter perlu ditanamkan sejak anak berada di bangku sekolah dasar. Sikap saling menyayangi, menghormati teman, membantu orang lain serta menghindari tindakan yang dapat menyakiti sesama merupakan bagian penting dalam membangun lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Karena itu, sejak dini mereka harus dibekali dengan pendidikan, akhlak dan pemahaman tentang pentingnya menyayangi serta menghargai orang lain,” ujar Dr. Titin Triana.
Menurutnya, generasi Rabbani tidak hanya ditandai dengan kemampuan intelektual, tetapi juga memiliki kepribadian yang baik, memiliki kepedulian terhadap sesama dan mampu menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala SDIT Insan Rabbani Shofiyah, Esyie Karmiati, S.Sos., M.Si., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap materi yang disampaikan dapat memberikan pemahaman dan pengalaman positif bagi para siswa.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus memberikan motivasi kepada anak-anak untuk menjadi pribadi yang baik, saling menghargai dan menyayangi. Pendidikan karakter merupakan tanggung jawab bersama antara sekolah, orang tua dan masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan Founder Lawyer Masuk Sekolah berlangsung dengan suasana edukatif dan penuh semangat. Para siswa mendapatkan kesempatan untuk mengikuti penyampaian materi serta memahami berbagai contoh sederhana tentang penerapan sikap saling menyayangi dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi yang memiliki kecerdasan, akhlak mulia dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Dengan membangun budaya saling menyayangi sejak dini, sekolah diharapkan dapat menjadi tempat tumbuhnya anak-anak yang berkarakter positif serta mampu membawa kebaikan bagi keluarga, sekolah dan masyarakat.


17 hours ago
5

















































