Daftar 10 Korban Jiwa Kecelakaan Bus ALS vs Truk yang Teridentifikasi

8 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil mengidentifikasi total 10 dari 16 korban meninggal dunia dalam insiden kecelakaan maut antara bus ALS dengan truk BBM di Musi Rawas Utara.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mu'min Wijaya menyebut seluruh kantong jenazah telah tiba di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang untuk diidentifikasi sejak Kamis (7/5) pukul 05.10 WIB.

Ia mengatakan proses identifikasi dilakukan oleh Tim DVI Biddokkes dari Polda Sumsel dengan bantu Pusdokkes Mabes Polri. Nandang menyebut hingga pukul 08.00 WIB total 10 orang korban meninggal dunia telah berhasil teridentifikasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Daftar identitas korban meninggal dunia:

1. Aryanto (49), pengemudi Mobil Tangki Seleraya, warga Lubuk Linggau.
2. Martono (48), penumpang Mobil Tangki Seleraya, warga Musi Rawas Utara.
3. Alif (44), pengemudi Bus ALS, warga Jawa Tengah.
4. Saf (50), kenek Bus ALS, warga Medan.
5. Maleh (42), kru Bus ALS, warga Medan.
6. Relodo, penumpang Bus ALS.
7. Zulkifli, penumpang Bus ALS.
8. Aldi Sulistiawan, penumpang Bus ALS.
9. Rani, penumpang Bus ALS, istri Aldi Sulistiawan.
10. Bela, penumpang Bus ALS, anak dari Aldi Sulistiawan dan Rani.

Daftar korban menjalani perawatan:

1. Jumiatun (35), warga Pati, Jawa Tengah - mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit.
2. Ngadiono (44), warga Pati, Jawa Tengah - mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit.
3. Muhammad Fahrul Hubaidi (31), warga Tegal - mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit.
4. M. Fadli bin Ibrahim (30), kenek Bus ALS, warga Riau - mengalami luka lecet atau luka ringan.

Polda Sumsel juga telah menyediakan Call Center Posko DVI di nomor +62 821-7803-8910 untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi valid mengenai anggota keluarga mereka.

"Kami memastikan proses penegakan hukum dan identifikasi korban dilakukan secara profesional serta transparan," ujarnya.

(tfq/wis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kerja Bersama | | | |