Monyet Liar di Tembilahan Kian Parah, Ketua MUI Inhil: Ini Musibah untuk Introspeksi Diri

2 days ago 10

✍️ Redaksi 📅 04 Agustus 2026 - 20:06 WIB 👁️ 3x Dibaca

Bagikan:

TEMBILAHAN (Inhilnews.com)— Fenomena teror monyet liar yang meresahkan dan memakan korban gigitan warga di wilayah Tembilahan hingga saat ini menelan korban 11 orang memantik perhatian berbagai pihak, termasuk ulama dan tokoh agama setempat.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Inhil, H Azhari Syukur saat dikonfirmasi via telpon WA, Senin(3/8) mengimbau masyarakat agar menyikapi peristiwa ini tidak hanya dari sudut pandang penanganan fisik dan teknis semata, melainkan juga secara spiritual.

Menurut mantan Kepala Kemenag Inhil ini, maraknya insiden serangan satwa liar tersebut pada hakikatnya merupakan bentuk ujian dan musibah dari Allah SWT. Ia mengingatkan umat Islam di Inhil untuk menjadikan momen ini sebagai bahan perenungan dan introspeksi diri (muhasabah).

"Setiap musibah atau ujian yang melanda kita, termasuk maraknya teror satwa ini, tentu tidak lepas dari kehendak Allah SWT. Ini menjadi peringatan agar kita semua senantiasa mengintrospeksi diri, memperbaiki amalan, dan meningkatkan keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT," ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga mengajak masyarakat untuk memperbanyak doa, memohon perlindungan, serta meningkatkan rasa kepedulian antarsesama, terutama terhadap para warga yang menjadi korban gigitan monyet tersebut.


Meski menekankan pendekatan spiritual dan introspeksi diri, Ketua MUI Inhil tetap mendukung penuh langkah-langkah konkret yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Inhil, Damkar, BPBD, aparat kepolisian, serta tim gabungan yang saat ini terus berupaya menangkap satwa liar tersebut guna menjaga keamanan masyarakat.

Ia berharap dengan sinergi antara ikhtiar lahiriah dari petugas di lapangan dan ikhtiar batiniah melalui doa serta perbaikan diri warga, situasi di Tembilahan dapat segera kembali kondusif dan masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang.

" Mari kita berdoa bersama semoga negeri ini terutama Tembilahan segera dijauhi segala musibah ini" ajaknya

Read Entire Article
Kerja Bersama | | | |