Forum Pangan Nasional APEKSI, Rico Waas Dorong Kolaborasi Antardaerah

11 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Keterbatasan lahan pertanian di kota-kota metropolitan dinilai bukan menjadi penghalang untuk mewujudkan ketahanan pangan. Sebaliknya, tantangan tersebut harus dijawab melalui kolaborasi antardaerah, inovasi, serta penguatan sistem distribusi agar kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.

Demikian disampaikan Wali Kota Medan sekaligus Ketua Komisariat Wilayah I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), Rico Tri Putra Bayu Waas pada Forum Pangan Nasional Pemerintah Kota se-Indonesia dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APEKSI ke-XVIII Tahun 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan di Hotel Grand Inna Medan, Senin (29/6) ini secara langsung dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rico Waas mengakui bahwa Kota Medan bukan merupakan daerah penghasil pangan. Karena itu, Pemerintah Kota Medan terus memperkuat kerja sama dengan sejumlah daerah penyangga, seperti Kabupaten Karo, Deli Serdang, dan Serdang Bedagai, guna memastikan pasokan pangan tetap terjaga sekaligus menekan laju inflasi.

"Kuncinya adalah kolaborasi antardaerah agar distribusi pangan dari daerah penghasil ke Medan berjalan lancar tanpa hambatan," ujar Rico.

Menurutnya, forum tersebut menjadi wadah strategis bagi pemerintah kota untuk saling bertukar pengalaman dan berbagi inovasi dalam pengelolaan sektor pangan.

Salah satu pembahasan yang menjadi perhatian adalah penerapan konsep smart farming dan urban farming yang telah berhasil dikembangkan di sejumlah kota sebagai solusi memperkuat ketahanan pangan di kawasan perkotaan.

Sementara itu, Wamendagri Bima Arya mengingatkan pentingnya ketahanan pangan dalam menyongsong bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045. Ia mendorong pemerintah daerah menerapkan konsep co-creation dengan melibatkan pemerintah, akademisi, swasta, dan masyarakat dalam membangun ekosistem pangan.

Bima Arya juga mengapresiasi komitmen Kota Medan yang menempati peringkat kedua nasional dalam alokasi APBD sektor pangan tingkat kota. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan kepedulian Pemko Medan dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan bagi masyarakat.

(inh)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Kerja Bersama | | | |