E-Voting Kakanwil Berlanjut, Giliran Pegawai Kemenkum Banten Memilih

7 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Hukum (Kemenkum) kembali melibatkan pegawai dalam menentukan pemimpin kantor wilayah (kanwil) di daerah melalui mekanisme electronic voting (e-voting).

Kali ini pegawai Kanwil Kemenkum Banten diberikan kesempatan memilih kepala kantor wilayah (kakanwil) yang sebelumnya telah lolos penyaringan melalui sistem manajemen talenta.

Dalam keterangan tertulis, Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas mengatakan e-voting menjadi bagian dari uji coba pengembangan manajemen talenta Kemenkum. Program ini bertujuan agar proses pemilihan pemimpin tidak hanya mempertimbangkan hasil penilaian kompetensi dan rekam jejak, tetapi juga melibatkan pegawai yang nantinya akan bekerja bersama pemimpin tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"E-voting ini berorientasi pada menciptakan tim di unit kerja yang solid guna meningkatkan pelayanan publik yang semakin gemilang," kata Supratman di aula Kantor Wilayah Kemenkum Banten, Rabu (9/9).

Ia menegaskan tidak akan mengintervensi proses maupun keputusan yang dihasilkan melalui mekanisme manajemen talenta. Pegawai pun diminta menggunakan hak pilih secara objektif, tanpa tekanan ataupun kepentingan di luar kepentingan organisasi.

"Gunakan hak pilih tanpa paksaan dan tanpa kepentingan lain selain kepentingan organisasi. Berikan penilaian secara objektif," ujarnya.

Supratman menitipkan pesan kepada kandidat terpilih agar tidak menjadikan jabatan sebagai alasan untuk merasa lebih tinggi dari pegawai lainnya. Menurutnya, kualitas seorang pemimpin terlihat dari kemampuannya mendengar dan menciptakan lingkungan kerja yang sehat.

"Jangan congkak, jadilah leader yang baik adalah yang mampu menciptakan suasana kerja yang baik dan mau mendengar. Perlakukan semua orang secara setara agar kualitas pelayanan kita semakin baik," ujarnya.

Supratman mengatakan setiap orang dalam satu struktur organisasi harus memahami bahwa keberhasilan organisasi tidak dibangun secara individual, melainkan melalui kolaborasi.

Sementara itu Sekretaris Jenderal Kemenkum Nico Afinta selaku ketua tim manajemen talenta menjelaskan bahwa kandidat yang dipilih pegawai merupakan calon yang telah melalui proses penyaringan dalam sistem manajemen talenta Kemenkum.

"Kandidat yang dipilih telah melalui proses penilaian terlebih dahulu," kata Nico.

Sebelum menentukan pilihan, pegawai juga diberikan informasi mengenai masing-masing kandidat melalui video profil. Materi tersebut memuat rekam jejak dan riwayat jabatan kandidat sebagai bahan pertimbangan agar pegawai dapat menentukan pilihan secara objektif.

Banten menjadi Kanwil Kemenkum keempat yang melaksanakan mekanisme e-voting. Sebelumnya, uji coba telah dilakukan di Kanwil Kemenkum Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Kalimantan Timur.

Melalui e-voting, Kemenkum mendorong proses pemilihan pemimpin yang semakin transparan, objektif, dan partisipatif. Mekanisme berbasis digital tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan manajemen talenta untuk mendapatkan pemimpin yang kompeten sekaligus mampu membangun kolaborasi dengan pegawai.

(tim/sur)

Read Entire Article
Kerja Bersama | | | |