Dasco Bantah Isu Merger Gerindra-NasDem

2 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menepis isu merger atau penggabungan antara partainya dengan Nasdem.

Dasco mengaku bingung dengar informasi tersebut dan mempertanyakan sumbernya. Dia menegaskan hingga saat ini tak ada pembahasan untuk menggabungkan Nasdem dengan Gerindra.

"Seperti yang disampaikan oleh NasDem bahwa itu kita tidak pernah ada pembicaraan seperti itu. Kita juga apa namanya, begitu dengar juga kita bingung sebenarnya dari mana," ujar Dasco di kompleks parlemen, Selasa (21/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dasco mengatakan partainya juga telah menyerahkan sepenuhnya wacana tersebut kepada NasDem.

"Tapi karena NasDem juga sudah duluan menjelaskan karena subjeknya NasDem, ya kita pikir sudah cukup," kata Dasco.

Meski begitu, wacana penggabungan Partai NasDem dengan Gerindra menjadi satu partai nampaknya tak main-main dan membuka kemungkinan pada terciptanya blok politik baru di Indonesia.

Sejumlah elite NasDem tak membantah kabar itu, meski mereka menolak penggunaan istilah merger. Ketua DPP NasDem, Willy Aditya menegaskan Ketua Umum NasDem Surya Paloh hanya menawarkan political block atau blok politik.

"Nah, apa yang ditawarkan oleh seorang Surya Paloh adalah Political Block. Blok politik, bukan merger," kata Willy di kompleks parlemen, Senin (13/4).

Menurut Willy, blok politik merupakan upaya untuk menyatukan sebuah visi dan cita-cita menjadi satu tarikan nafas. Kerja sama tersebut tidak dilakukan secara transaksional.

Menurut dia, Indonesia selama ini hanya mengenal istilah koalisi. Padahal, koalisi hanya dipakai dalam proses kandidasi, dan tidak digunakan dalam pemerintahan karena Indonesia menganut sistem presidensial.

Meski begitu, Willy belum menjelaskan detail rencana penggabungan partainya dengan Gerindra.

Sementara, Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa mengatakan hingga saat ini belum ada diskusi serius soal wacana penggabungan atau merger partainya dengan Gerindra. Saan tak membantah isu tersebut. Namun, dia menyebutnya dengan istilah lain, yakni fusi.

"Kita bahkan belum, belum ada hal yang khusus terkait dengan fusi itu. Dan saya yakin di apa tempat lain juga sama. Karena kita sekarang masih fokus mengonsolidasikan apa internal kita," ujar Saan di kompleks parlemen.

(thr/ugo)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kerja Bersama | | | |