Bromo Kebakaran Lagi, Api Merambat ke Bukit Teletubbies

6 hours ago 5

Surabaya, CNN Indonesia --

Kawasan Gunung Bromo di Taman Nasional Bromo Tengger (TNBTS) kembali dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ini adalah peristiwa kedua setelah kebakaran pada Agustus lalu.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim Satriyo Nurseno mengatakan, kebakaran kali ini terjadi pada Kamis sore (10/9) sekitar pukul 16.00 WIB, di kawasan Savana Pengol, Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Akibat tertiup angin kencang, api dengan cepat meluas hingga ke arah Lembah Watangan atau yang dikenal dengan Bukit Teletubbies.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Jatim, BPBD Kabupaten Probolinggo, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TN BTS), TNI, Polri, dan relawan langsung merespons dengan upaya pemadaman," kata Satriyo, Jumat (11/9).

Namun, kata Satriyo, medan yang terjal dan sulit dijangkau membuat pemadaman lewat jalur darat belum bisa dilakukan. Karena itu sejak Jumat pagi, Tim BPBD Jatim mengerahkan helikopter PK-DAP untuk melakukan operasi water bombing.

Helikopter dengan kapasitas bucket 1000 liter itu mengambil air dari Danau Ranu Pani, Senduro, Lumajang, untuk dijatuhkan di sejumlah titik kebakaran.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim Satriyo Nurseno mengungkapkan bahwa hingga pukul 12.00 WIB hari ini, operasi water bombing telah dilakukan sebanyak 17 kali dengan total air yang dicurahkan mencapai 17.000 liter.

"Karena kondisi di lokasi saat ini kabutnya sangat tebal, water bombing sementara tidak bisa kita lanjutkan demi faktor keselamatan," ucapnya.

Selain melalui jalur udara, sejumlah personel tim gabungan juga bersiaga di lapangan untuk memantau perkembangan kebakaran, guna mengantisipasi apabila api merembet ke area yang lebih rendah.

"Saat ini, luas area terdampak kebakaran masih dalam pendataan dan kondisi api saat ini telah merembet ke wilayah Gunung Kursi," katanya.

Sebagai langkah antisipasi, Balai Besar TNBTS telah menutup akses wisata Gunung Bromo dari jalur Jemplang, Malang. Penutupan tersebut berlaku hingga waktu yang belum ditentukan.

Seperti diketahui, Kawasan Gunung Bromo sudah sempat mengalami kebakaran hebat selama 13 hari, terhitung sejak titik api pertama kali muncul pada 3 Agustus 2026 hingga akhirnya berhasil dipadamkan total dan dinyatakan nihil titik api oleh tim gabungan pada 14 Agustus 2026.

Total luasan lahan yang terdampak kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) pada Agustus lalu mencapai sekitar 1.120 hektare

(frd/isn)

Read Entire Article
Kerja Bersama | | | |