Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Muhammad Thohir di Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Rabu (10/6).
"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim pada siang hari ini tanggal 10 Juni 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia dengan bangga saya resmikan RSUD Kiai Haji Muhammad Thohir di Krui, Pesisir Barat, Provinsi Lampung," kata Prabowo dalam sambutannya.
Prabowo mengaku senang dapat hadir langsung dalam peresmian rumah sakit tersebut. Ia mengatakan masyarakat Kabupaten Pesisir Barat kini memiliki akses yang lebih dekat terhadap layanan kesehatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya menyambut baik dan dengan penuh kebanggaan dan kebahagiaan saya bisa hadir di sini dan saya bergembira bahwa Kabupaten Pesisir Barat ini, di Kota Krui ini, sekarang bisa mendapat akses layanan kesehatan yang memadai," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung pentingnya pemerataan layanan kesehatan. Ia mengaku prihatin setelah mendengar adanya warga yang meninggal dunia akibat terlambat mendapatkan penanganan medis karena jauhnya jarak menuju rumah sakit.
"Kita ingin membangun ekonomi kita yang baik, yang kuat. Kita ingin mengelola sumber-sumber alam kita, kekayaan kita sehingga kita bisa memberi pelayanan kepada rakyat yang lebih baik lagi," ujarnya.
"Saya prihatin, saya mendengar bahwa ada yang meninggal karena pendarahan kalau melahirkan menuju rumah sakit memerlukan waktu yang lama. Hal ini harus kita atasi," ucap dia lebih lanjut.
Kepala Negara berharap RSUD KH Muhammad Thohir Krui dapat menjadi pusat layanan kesehatan rujukan bagi masyarakat Pesisir Barat dan wilayah sekitarnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo turut mengingatkan agar pelayanan kepada masyarakat berlangsung secara bersih dan bebas dari penyelewengan. Ia juga mengatakan pemerintah tengah mengupayakan ketersediaan obat-obatan dengan harga yang lebih murah agar lebih mudah dijangkau masyarakat.
"Saya berharap RSUD ini, RSUD Kiai Haji Muhammad Thohir Krui akan menjadi pusat pelayanan kesehatan yang memuaskan masyarakat Pesisir Barat," ujarnya.
"Saya juga memesan, tidak boleh ada penyelewengan, tidak boleh ada korupsi dalam pelayanan kepada rakyat. Kita akan mengusahakan obat-obat kepada rakyat yang semurah-murahnya. Saya berharap dalam satu tahun ini kita sudah mulai bisa memberi obat generik dengan harga yang murah kepada rakyat," lanjutnya.
RSUD KH Muhammad Thohir Krui merupakan salah satu proyek strategis kesehatan yang masuk dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau Quick Win Kesehatan.
Rumah sakit ini menjadi bagian dari transformasi layanan rujukan nasional untuk memperluas akses layanan kesehatan di wilayah terpencil, perbatasan, dan kepulauan.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, rumah sakit tersebut merupakan satu dari 66 lokasi nasional program PHTC. Pemerintah memulai peningkatan status RSUD KH Muhammad Thohir dari tipe D menjadi tipe C pada Mei 2025 dan pembangunan fisiknya rampung 100 persen pada akhir Desember 2025.
Rumah sakit yang berdiri di atas lahan seluas 48 ribu meter persegi itu dibangun menggunakan anggaran APBN 2025 sebesar Rp152,98 miliar.
Kapasitas tempat tidur meningkat menjadi 101 unit dari sebelumnya 59 unit, serta dilengkapi berbagai fasilitas layanan seperti instalasi gawat darurat, kamar operasi, ICU, radiologi, laboratorium, hemodialisa, hingga layanan spesialis prioritas.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Prabowo didampingi sejumlah menteri, antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (BGS), Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Selain meresmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui, Prabowo juga dijadwalkan membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Lampung.
(del/gil)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
4
















































