Jakarta, CNN Indonesia --
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengatakan bahwa Yusril Ihza Mahendra yang saat ini menjabat sebagai Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas), merupakan tokoh yang serba bisa.
"Bagi saya, Prof. Yusril ini seorang tokoh yang serba bisa. Kiprahnya di berbagai bidang, baik keagamaan, hukum, tata negara, maupun politik," katanya dalam acara Peluncuran 8 Buku Rekam Jejak 70 Tahun Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra di Jakarta, Sabtu (7/2), dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gibran mengatakan bahwa dirinya sebagai anak muda akan belajar banyak dari pengalaman-pengalaman Yusril.
Menurutnya, Yusril merupakan sosok yang memiliki banyak pengalaman di bidang pemerintahan dengan menduduki jabatan menteri di berbagai era presiden.
"Menteri Hukum dan Perundang-undangan, Menteri Kehakiman dan HAM di era Presiden Gus Dur (Abdurrahman Wahid) dan Presiden Megawati. Menteri Sekretaris Negara di era Presiden SBY (Susilo Bambang Yudhoyono). Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan di era Bapak Presiden Prabowo. Jadi, siapa pun presidennya, menterinya Profesor Yusril," ujarnya.
Pengabdian panjang di dalam pemerintahan itu, kata Gibran, menunjukkan bahwa Yusril merupakan sosok yang memiliki integritas dan kesetiaan kepada negara.
"Bukan semata soal jabatan, tapi sebuah pengabdian yang berkesinambungan. Lintas rezim yang hanya dapat dilakukan oleh seorang yang memiliki integritas, kejernihan berpikir, dan kesetiaan pada negara, bukan pada kekuasaan sesaat," katanya.
Ia berharap Yusril dapat terus menginspirasi dan memberikan keteladanan, terutama bagi generasi muda.
Yusril Ihza Mahendra pada Sabtu ini secara resmi meluncurkan 8 buku untuk menandai tujuh dekade perjalanan hidup dan kontribusi bagi Tanah Air.
(fra/antara/fra)

3 hours ago
1
















































