Geger Kemunculan 'Selat Hormuz Sidokare' di Gmaps, Ini Gara-garanya

6 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Penutupan akses jalan di Perumahan Sidokare Asri, Sidoarjo oleh seorang warga hingga memicu konflik bertetangga yang berujung pada kehebohan munculnya destinasi baru di Google Maps (Gmaps) bernama 'Selat Hormuz Sidokare'.

Kegaduhan ini bermula dari unggahan sejumlah pemilik akun TikTok, salah satunya @Brilliant_Prayoga. Video yang diunggah memperlihatkan rekaman CCTV seorang pria lanjut usia (lansia) menutup jalan di depan rumahnya. Tak tanggung-tanggung, ia menggunakan jemuran hingga plang besi untuk menghalangi kendaraan yang lewat.

Dalam video tersebut, terlihat pengemudi mobil terpaksa mundur karena akses tertutup separuh. Bahkan, ada warga yang nekat melintas hingga kendaraannya lecet. Kondisi penjagaan ketat yang dilakukan lansia tersebut sambil membawa tongkat inilah yang memicu warganet menjulukinya mirip penjagaan jalur internasional Selat Hormuz.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua RT 53, RW 16, Perumahan Sidokare Asri, Abdul Rofik membenarkan bahwa aksi itu dilakukan salah satu warganya. Menurutnya, penutupan ini bukan yang pertama kali terjadi dan kerap memicu percekcokan.

"Memang kejadian seperti itu sudah sering. Tapi waktu itu kondisinya terlalu penuh, jadi tidak bisa lewat, akhirnya terjadi percekcokan," ujar Rofik kepada detikJatim, Minggu (6/4).

Rofik menegaskan bahwa portal atau penghalang tersebut bukan fasilitas resmi dari pengurus lingkungan.

"Kalau portal resmi dari RT itu ada, tapi ini penutup jalan pribadi, yang bikin sendiri," tegasnya.

Pihak pengurus RT memastikan telah melakukan langkah mediasi antara MH dan warga terdampak. Abdul Rofik berharap persoalan ini bisa segera tuntas tanpa harus berlarut-larut.

"Tadi malam sudah ada mediasi dengan lingkungan. Insyaallah sudah selesai dan besok direncanakan sudah clear," pungkas Rofik.

[Gambas:Instagram]

Kekesalan warga rupanya berlanjut ke ranah digital. Titik lokasi penutupan jalan tersebut kini muncul di Google Maps dengan nama 'Selat Hormuz Sidokare'.

Pantauan detikJatim, lokasi ini mendapatkan rating 2,1 dengan ulasan yang didominasi sindiran dan candaan dari warganet.

"Njauk tulung gruduk en ae (minta tolong digeruduk saja)," tulis salah satu pemandu lokal bernama Yubiantara dalam kolom ulasan.

Pria lansia di balik penutupan jalan tersebut, MH (66), akhirnya angkat bicara. Ia berdalih tindakannya bertujuan untuk menertibkan kendaraan yang parkir sembarangan dan menjaga keselamatan anak-anak di lingkungan tersebut.

"Saya itu tujuannya penertiban, banyak mobil parkir seenaknya dan tidak memikirkan lingkungan," kata MH.

Ia juga mengklaim tidak menutup jalan secara total, melainkan menerapkan sistem buka-tutup. "Di situ juga sering ada anak-anak kecil lewat mendadak, jadi saya antisipasi supaya tidak terjadi kecelakaan," tambahnya.

Karena merasa disudutkan oleh narasi yang viral di media sosial tanpa adanya klarifikasi, MH berencana menempuh jalur hukum. Ia merasa dirugikan oleh penyebaran video CCTV tersebut.

Berita selengkapnya di sini.

(gil)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kerja Bersama | | | |