Tarekat Naqsyabandiyah Tetapkan 1 Ramadan Jatuh Pada 18 Februari

2 hours ago 2

Medan, CNN Indonesia --

Tarekat Naqsyabandiyah Al-Kholidiyah Jalaliyah menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Dengan penetapan tersebut, jamaah akan melaksanakan salat tarawih pertama pada Selasa malam, 17 Februari 2026.

"Awal puasa Ramadan jatuh pada Rabu tanggal 18 Februari 2026. Sehingga malam Rabu atau tanggal 17 Februari malam sudah melaksanakan tarawih pertama," kata Ketua Umum Majelis Mursyidin Tarekat Naqsabandiyah Al-Kholidiyah Jalaliyah Pusat, SM Munawar Kholil kepada CNNIndonesia.com, Jumat (6/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Munawar Kholil menjelaskan untuk Idulfitri/1 Syawal 1447 jatuh pada 20 Maret 2026. Keputusan tersebut diambil berdasarkan perhitungan hisab qomariyah yang dilakukan oleh Majelis Fatwa Thariqat Naqsyabandiyah Al-Kholidiyah Jalaliyah (TNAJ).

"Penetapan 1 Ramadan melalui metode hisab qomariyah oleh Majelis Fatwa Thariqat Naqsyabandiyah Al-Kholidiyah Jalaliyah (TNAJ) yang disetujui oleh Mursyid pada 12 Desember 2025," urainya.

Menurut Munawar, metode hisab qomariyah yang digunakan merupakan pedoman yang secara konsisten diterapkan oleh Tarekat Naqsyabandiyah Al-Kholidiyah Jalaliyah dalam menentukan awal bulan Hijriah, termasuk Ramadan, Syawal, dan Zulhijah.

"Penetapan ini menjadi pegangan bagi seluruh jamaah agar dapat mempersiapkan diri menyambut ibadah Ramadan dengan lebih baik. Insya Allah punggahan dilaksanakan pada tarawih pertama 17 Februari malam," paparnya.

(fnr/isn)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kerja Bersama | | | |