Jakarta, CNN Indonesia --
Seorang pria tewas akibat terlindas forklift di lokasi bongkar muat peti kemas, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara pada Kamis (26/2) sekitar pukul 16.00 WIB.
Kapolsek Cilincing Kompol Bobi Subasri mengatakan korban bukanlah karyawan perusahaan peti kemas. Saat kejadian, operator forklift diduga tak melihat keberadaan korban di lokasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya yang pasti korban itu bukan karyawan depo sana. Jadi itu area untuk forklift itu beroperasional kan. Kemungkinan si operator forklift itu tidak mengetahui posisi si korban itu di sana. Jadi dalam posisi blind spot, nah terus nabrak," kata Bobi saat dihubungi, Jumat (27/2).
Disampaikan Bobi, saat ini pihaknya masih mencari tahu identitas sosok pria yang menjadi korban terlindas forklift tersebut.
"Itu yang lagi kita dalami (sosok korban dan keberadaannya di kawasan peti kemas). Sampai sekarang kita periksa belum ada yang kenal," ucap dia.
Sementara itu, karyawan atau operator yang mengoperasikan forklift saat ini sudah diamankan di Polsek Cilincing guna proses pemeriksaan lebih lanjut. Kata Bobi, pihaknya bakal mendalami apakah ada dugaan kelalaian yang dilakukan operator.
"(Operator forklift) belum (ditetapkan tersangka), masih diamankan di Polsek," ujarnya.
"Kita periksa saksi dulu, kita masih lihat dulu maksudnya yang ada di TKP itu bagaimana. Apakah ada niat tertentu atau murni kelalaian dari si operator itu. Tentunya, tentunya walaupun lalai kan ada sanksi pidana juga karena menyebabkan meninggal buat orang lain," sambung Bobi.
(fra/dis/fra)

15 hours ago
6

















































