Diduga Masalah Keluarga, Buruh di Bali Nekat Minum Oli Bekas

9 hours ago 9

Klungkung, CNN Indonesia --

Seorang buruh bangunan di Bali berinisial MRA (22) melakukan percobaan bunuh diri dengan menenggak oli bekas, diduga dipicu masalah keluarga.

Peristiwa nahas itu, terjadi di sebuah proyek pembangunan rumah di Jalan Sedap Malam Barat, Gang III, Kelurahan Semarapura, Kabupaten Klungkung, Bali, Senin (30/3) sekitar pukul 11:00 WITA. MRA diduga nekat minum oli bekas karena depresi menghadapi persoalan keluarga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Diduga sebelum kejadian, korban sempat mengalami permasalahan atau pertengkaran dengan keluarga, yang kemungkinan mempengaruhi kondisi psikologis korban," kata Kasi Humas Polres Klungkung Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, Kamis (2/4).

MRA berasal dari Kabupaten Jember, Jawa Timur. Berdasarkan keterangan keterangan sejumlah saksi di tempat kejadian perkara (TKP), MRA tidak menunjukkan gelagat mencurigakan sebelum melakukan percobaan bunuh diri.

MRA datang ke tempat kerja sekitar pukul 09.00 WITA dan langsung melaksanakan aktivitas kerja seperti biasa, menurunkan pasir untuk bangunan.

Selang beberapa waktu, korban merasa lelah dan kemudian beristirahat. Saat beristirahat, korban melihat sisa minuman keras jenis arak sekitar setengah botol, yang kemudian diminum seorang diri oleh korban.

Tidak lama kemudian, korban menerima telepon dari seseorang yang diduga merupakan pihak keluarga. Setelah menerima telepon tersebut, korban terlihat terdiam dan menunjukkan perubahan perilaku. Selanjutnya, korban diduga meminum oli bekas yang berada di dalam botol air mineral.

Beberapa saat kemudian korban mengalami penurunan kesadaran, berlari-lari, serta bertingkah tidak terkendali di jalan.

Melihat kejadian tersebut, saksi atau rekan korban di TKP menghubungi kelian banjar (tokoh desa) setempat untuk meminta bantuan. Saksi juga menghubungi petugas medis.

Korban akhirnya dibawa ambulans ke Rumah Sakit Umum Klungkung sekitar pukul 13.15WITA untuk mendapatkan penanganan medis.

"Saat ini, korban berada di Rumah Sakit Umum Klungkung, untuk penanganan medis lebih lanjut," ujarnya.

Disclaimer Kesehatan Mental - rev1

(kdf/wis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kerja Bersama | | | |