Jakarta, CNN Indonesia --
Politikus Partai Gerindra, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo atau Sara memimpin rapat kerja Komisi VII dengan Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Rifki Harsya membahas evaluasi program kerja 2025 dan rencana kerja 2026, Kamis (22/1).
Sara sempat menyatakan mundur dari kursi anggota DPR setelah ramai demonstrasi pada akhir Agustus 2025. Namun, pengunduran dirinya ditolak partai dan DPR.
Keponakan Presiden Prabowo Subianto itu lantas memutuskan untuk mengambil jeda dua bulan terakhir ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditemui usai rapat, Sara mengaku keputusannya untuk kembali aktif di DPR tak lepas dari dukungan 10 ribu lebih konstituennya di Jakarta Barat, Utara, dan Kepulauan Seribu.
Sara mengaku memiliki tanggung jawab bagi konstituennya. Sehingga, dia mengaku harus menjalankan tugas dan amanat dari mereka.
"Kecuali kalau misalkan nanti dari pihak kembali lagi konstituen meminta untuk saya berhenti, ya tentunya saya harus minimal mencoba lah untuk bisa membuat mereka bangga dan melakukan tugas saya dengan baik," ujar Sara.
Di sisi lain, Sara mengaku tetap harus menghormati putusan MKD yang menolak pengunduran dirinya. Apalagi putusan itu didasarkan pada petisi 10 ribu konstituennya agar dia tetap menjadi anggota DPR.
"Saya menghormati dan bersyukur dan mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat, terutama konstituen saya di dapil, terutama mereka 10.000 lebih yang telah menandatangani petisi yang menaruh harapan dan juga kepercayaan kepada diri saya untuk tetap mewakili suara mereka di sini," ujarnya.
(fra/thr/fra)

2 hours ago
2

















































