Surabaya, CNN Indonesia --
Kementerian Haji dan Umrah menambah jumlah personel TNI dan Polri yang akan bertugas dalam pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Faktor kondisi fisik dan kedisiplinan jadi pertimbangannya.
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengatakan jumlah personel dari unsur keamanan tersebut mengalami kenaikan lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
"TNI Polri tahun ini kita tambah menjadi 183 orang. Tahun kemarin 75. Artinya kita tambah 100 persen lebih," kata Gus Irfan usai membuka kegiatan Seleksi Petugas Haji Daerah 2026 di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Kamis (22/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keputusan untuk menambah kuota petugas haji dari unsur TNI-Polri ini, kata Gus Irfan, didasari oleh kebutuhan akan sumber daya manusia yang memiliki ketahanan fisik, kedisiplinan dan kemampuan membaca situasi medan.
Faktor-faktor itu, diharapkan dapat meminimalisir risiko jemaah yang tersesat atau mengalami kendala fisik selama prosesi ibadah haji berlangsung.
"Kenapa harus itu? Karena kita membutuhkan mereka. Kita membutuhkan fisik, kita membutuhkan disiplin, kita membutuhkan kemampuan membaca medan," ucapnya.
Tak hanya itu, Politikus Gerindra ini mengatakan, personel TNI-Polri juga diharapkan bisa memberikan pengaruh positif bagi petugas haji lainnya. Yakni dengan menularkan kemampuan-kemampuannya.
"Dan itu yang kita minta ditularkan oleh teman-teman TNI, Polri, kepada teman-teman petugas haji yang lain," katanya.
(frd/isn)

2 hours ago
1

















































