Update Gempa NTT: Akses Jalan Darat Dibuka, Korban Tewas 48 Orang

5 hours ago 4

Labuan Bajo, CNN Indonesia --

Update terkini usai gempa magnitudo 7,7 Nusa Tenggara Timur (NTT), tim SAR menyatakan jalur darat menuju wilayah Reo yang sebelumnya tertutup longsor kini berhasil dibuka. Kemudian jumlah korban tewas yang mulanya sebanyak 47 orang, kini menjadi 48 orang. 

Memasuki hari kedua operasi pencarian dan pertolongan pasca-gempa NTT, Tim SAR Gabungan terus memperluas jangkauan penyisiran ke wilayah terdampak. Pencarian difokuskan di dua kawasan utama: Kota Mbay dan wilayah Reo di Kabupaten Manggarai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Kantor SAR Maumere sekaligus koordinator misi SAR, Fathur Rahman, menyatakan jalur darat menuju wilayah Reo yang sebelumnya tertutup longsor kini berhasil dibuka oleh tim penyelamat dari Pos SAR Manggarai Barat.

"Tim rescue Pos SAR Manggarai Barat yang bertugas di wilayah Manggarai Timur per pukul 06.00 WITA telah berhasil mengakses jalur darat di wilayah Reo yang sebelumnya terdampak longsor. Dengan terbukanya akses tersebut, pencarian dapat diperluas menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan pertolongan," ujar Fathur dalam keterangan resminya, Minggu, (16/8).

Berdasarkan pendataan sementara yang telah diverifikasi per pukul 08.30 WITA, tercatat 112 orang terdampak, terdiri atas 48 orang meninggal dunia dan 64 orang mengalami luka-luka berat maupun ringan. Jumlah ini masih bersifat dinamis dan terus diperbarui bersama BPBD serta unsur potensi SAR setempat.

Tim SAR Gabungan juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada terhadap potensi gempa susulan, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta memperoleh informasi dari sumber resmi.

Gempa berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang NTT pada Sabtu (15/8). Gempa berpusat di Kabupaten Nagakeo.

Selain korban jiwa, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan gempa juga merusak rumah warga dan sejumlah fasilitas umum. Tercatat ada 157 unit rumah rusak berat, 41 unit rusak sedang, dan 148 unit rusak ringan.

Fasilitas umum yang rusak total sebanyak 87 unit yang terdiri dari 18 unit fasilitas kesehatan, 5 unit tempat ibadah, 6 unit kantor, dan fasilitas umum lain.

(lou/els)

placeholder

Read Entire Article
Kerja Bersama | | | |