Polri Kirim 2,5 Ton Logistik ke Korban-Kelompok Rentan Gempa NTT

2 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Polri mengirim sekitar 2,5 ton logistik dan peralatan, termasuk makanan dan kebutuhan kelompok rentan, untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan tersebut diberangkatkan bersama 21 personel Direktorat Polisi Satwa dan 10 ekor anjing K9 menggunakan pesawat Polisi Udara Polri dari Bandar Udara Pondok Cabe menuju Labuan Bajo, Minggu (16/8).

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pengiriman logistik merupakan bagian dari operasi kemanusiaan Polri untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain makanan dan kebutuhan kelompok rentan, logistik yang dibawa meliputi peralatan SAR, obat-obatan, tenda lapangan, serta 10 unit Wi-Fi portable.

"Polri kembali melanjutkan upaya kemanusiaan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur," kata Trunoyudo.

Sementara itu, tim K9 akan membantu pencarian korban dan berkoordinasi dengan Polda NTT untuk menentukan lokasi prioritas, khususnya di wilayah Sikka, Manggarai, dan Manggarai Timur.

Polri menyatakan personel, K9, maupun bantuan logistik akan dikerahkan sesuai perkembangan dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

K9 Siap Perkuat Pencarian Korban

Lainnya, Pesawat CN-295/P-4501 juga membawa 21 personel tim K9, termasuk pawang, dokter hewan dan paramedis K9, serta 10 ekor anjing K9 yang memiliki kemampuan pencarian korban.

Sebelum diberangkatkan, seluruh K9 dipastikan dalam kondisi sehat dan siap menjalankan tugas. Pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh dokter hewan dan paramedis K9, termasuk memastikan kondisi fisik, kesiapan kerja, kebutuhan pakan, perlengkapan serta kennel selama perjalanan dan pelaksanaan tugas di lapangan.

Kesiapan kesehatan K9 menjadi bagian penting agar anjing pelacak dapat bekerja secara optimal dalam kondisi medan bencana yang membutuhkan kemampuan fisik dan konsentrasi tinggi.

Pesawat dijadwalkan berangkat dari Pondok Cabe pukul 12.15 WIB dan tiba di Labuan Bajo sekitar pukul 17.05 WITA.

(asa)

placeholder

Read Entire Article
Kerja Bersama | | | |