Menag RI Kagumi Kearifan Lokal Sumbar, Tanah Datar Jadi Sorotan

1 month ago 9

TANAH DATAR - Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) Prof. Nasaruddin Umar akhirnya menginjakkan kaki di Sumatera Barat, khususnya Kabupaten Tanah Datar, sebuah kerinduan yang telah lama terpendam. Keinginan ini bukan tanpa alasan; kekayaan kearifan lokal di Bumi Minang, seperti yang terwujud di Tanah Datar, dianggapnya sebagai sumber inspirasi berharga untuk kemajuan pembangunan nasional, terutama dalam ranah keagamaan.

Pertemuan akrab dan penuh makna ini terjalin saat silaturahmi dengan Bupati Tanah Datar Eka Putra, didampingi Wakil Bupati Ahmad Fadly, Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, para asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar beserta jajaran, serta Kepala Kantor Kemenag beserta rombongan. Acara hangat ini berlangsung di Indojolito Batusangkar pada Selasa, 28 April 2026.

"Dari Sumatera Barat banyak lahir tokoh-tokoh nasional dan juga banyak memiliki kearifan lokal yang sangat bagus sekali, bagaimana di sini agama tidak bertentangan dengan adat, sesuai dengan filosofinya Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Hal ini salah satu faktor yang mendorong saya ingin ke sini, " ujar Prof. Nasaruddin Umar.

Sebelumnya, Menag RI telah memenuhi undangan Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar untuk menyampaikan kuliah umum sekaligus meresmikan gedung perkuliahan terpadu. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga telah mendapatkan gambaran mengenai berbagai program keagamaan yang giat dilaksanakan di Tanah Datar.

Bupati Eka Putra menambahkan, dalam perbincangan santai tersebut, Menag RI memberikan apresiasi mendalam atas upaya Tanah Datar dalam mengimplementasikan beragam program keagamaan. Perhatian khusus diberikan pada program unggulan Satu Rumah Satu Hafiz/Hafizah.

"Program Satu Rumah Satu Hafiz dan Hafizah mendapatkan perhatian khusus dari pak Menag, karena memang saat ini setidaknya telah lebih 20 ribuan anak-anak di Kabupaten Tanah Datar penghafal Al Quran, " ungkap Bupati Eka Putra.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan komitmennya untuk terus mendorong dan melanjutkan program yang sangat berfaedah ini di masa mendatang.

"Program ini tidak hanya menciptakan generasi Islami yang cinta Al Quran saja, yang menjadikan Al Quran sebagai pedoman dan benteng dalam menjalani kehidupan, namun dengan banyaknya penghafal Al Quran, akan meningkatkan rahmat Allah SWT kepada Tanah Datar dan menghindarkannya dari segala marabahaya dan bencana, " tandasnya.

Di akhir pertemuan, Bupati Eka Putra menyampaikan rasa terima kasih yang tulus atas kunjungan Menag RI. Beliau meyakini bahwa kehadiran dan arahan dari Menteri Agama akan menjadi motivasi luar biasa untuk terus berinovasi dan berbuat lebih baik lagi ke depannya.

"Terima kasih tak terhingga kepada pak Menteri atas kunjungannya, banyak hal yang beliau sampaikan, tentunya akan kita tindaklanjuti bersama dan menjadi penyemangat untuk lebih baik ke depan, " pungkasnya.(**)

Read Entire Article
Kerja Bersama | | | |