Kemenperin Inspeksi Standarisasi Produksi Mukenah Jemaah Haji di Lapas Cilacap

17 hours ago 5

CILACAP – Balai Besar Standarisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BBSPJI), di bawah naungan Kementerian Perindustrian (Kemenperin), melakukan kunjungan kerja strategis ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Cilacap, Selasa (27/1).

‎"Kunjungan tersebut dalam rangka Inspeksi Standarisasi Industri Souvenir Haji, khususnya pada lini produksi mukenah hasil karya warga binaan Lapas Cilacap. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa produk tekstil yang dihasilkan di dalam Lapas memiliki kualitas yang kompetitif dan memenuhi standar pasar nasional maupun internasional, terutama untuk kebutuhan perlengkapan Jemaah Haji Indonesia Tahun 2026, " terang Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) Lapas Cilacap, Adi Prasetyo saat menerima kunjungan tersebut.

‎Ketua Tim Inspeksi dari BBSPJI, Ueis Laila memaparkan bahwa Timnya melakukan peninjauan sekaligus inspeksi menyeluruh terhadap beberapa aspek produksi, antara lain:

‎1. Kualitas Bahan Baku: Memastikan kain yang digunakan memiliki daya serap dan kenyamanan sesuai standar perlengkapan ibadah.

‎2. Ketepatan Presisi Jahitan: Menjamin kekuatan dan kerapian jahitan agar produk tahan lama.

‎3. Standar Higienitas: Memastikan proses produksi di lingkungan Lapas tetap bersih dan layak untuk produk sandang.

‎4. Keselarasan Desain: Verifikasi motif dan ukuran agar sesuai dengan spesifikasi pasar souvenir haji yang sering kali menuntut keseragaman.

‎Sementara itu, Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja Lapas Cilacap, Nanda Hakiki menyambut baik inspeksi ini sebagai bentuk validasi atas program pembinaan kemandirian di dalam Lapas. Selama ini, produksi mukenah menjadi salah satu unggulan yang membekali warga binaan dengan keterampilan teknis (hard skill) yang mumpuni.

‎"Sertifikasi dan standarisasi dari Kemenperin ini adalah kunci. Kami ingin menghapus stigma bahwa produk Lapas itu 'seadanya'. Dengan pengawasan BBSPJI, kami membuktikan bahwa mukenah karya warga binaan Cilacap layak bersaing di etalase toko ritel maupun pasar ekspor, Terlebih kali ini di produksi untuk kelengkapan Jamah Haji, " ujar Nanda Hakiki.

‎Dengan adanya inspeksi standarisasi ini, produk mukenah dari Lapas Cilacap berpotensi mendapatkan Sertifikat Produk Penggunaan Tanda SNI (SPPT SNI). Hal ini akan membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan distributor produk lain berbahan tekstil dari seluruh Indonesia.

‎Kegiatan ini menegaskan peran pemerintah dalam menjembatani industri kreatif di sektor pemasyarakatan agar tetap selaras dengan kebijakan industri nasional yang berbasis mutu. *** (AR)

Read Entire Article
Kerja Bersama | | | |