Hadir di MoU Lapas dan Pemkab, Bapas Purwokerto Dukung Penuh Sinergi Pembinaan WBP

1 month ago 9

PURWOKERTO – Balai Pemasyarakatan Kelas II Purwokerto menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pembinaan antara Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Purwokerto dengan Pemerintah Kabupaten Banyumas, Senin (4/5). Bertempat di Aula Lapas Purwokerto, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Banyumas, jajaran kepala dinas terkait, serta unsur Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-eks Karisidenan Banyumas. Dari Bapas Kelas II Purwokerto, hadir Kepala Bapas Nasirudin, S.H., M.H., didampingi Kepala Subseksi Bimbingan Klien Anak (BKA) Nurul Rokhimah, dan Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Ahli Madya Kaswan.

Kehadiran Bapas Purwokerto bukan sekadar pemenuhan undangan, melainkan bentuk komitmen aktif dalam kolaborasi pembinaan di daerah. Di sela acara, Kepala Bapas Purwokerto secara proaktif berkoordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan untuk menjajaki peluang penguatan pembinaan berbasis masyarakat.

Selain itu, Bapas Purwokerto juga menyosialisasikan rencana implementasi pidana kerja sosial. Langkah ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan tugas dan fungsi Bapas dalam menyongsong penerapan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru di masa mendatang.

“Kehadiran Bapas dalam forum strategis ini adalah bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan membangun sinergi yang berkelanjutan dengan pemerintah daerah, ” ujar Nasirudin.

Ia menegaskan, implementasi pidana kerja sosial kelak membutuhkan dukungan mutlak dari berbagai pihak. “Kolaborasi lintas sektor adalah fondasi penting. Pembimbingan kemasyarakatan harus semakin adaptif dengan perkembangan regulasi yang ada, ” tambahnya.

Senada dengan Kepala Bapas, PK Ahli Madya Bapas Purwokerto, Kaswan, menilai sinergi dengan Pemkab Banyumas bernilai krusial bagi keberhasilan pembimbingan klien pemasyarakatan.

“Peran aktif seluruh stakeholder sangat dibutuhkan agar pembimbingan, pengawasan, dan reintegrasi sosial klien dapat berjalan optimal, ” jelas Kaswan. Ia menambahkan, momentum ini menjadi titik awal yang baik bagi Bapas untuk menyusun skema teknis pelaksanaan pidana kerja sosial bersama instansi terkait.

Acara yang berlangsung khidmat ini turut diisi dengan penayangan video sinergi Lapas dan Pemda, unjuk bakat warga binaan, penyerahan bantuan sosial, serta penyerahan premi buku tabungan dari BRI. Melalui partisipasi aktif ini, Bapas Purwokerto terus berkomitmen mewujudkan sistem pemasyarakatan yang progresif, humanis, dan berorientasi pada reintegrasi sosial klien. (Humas Bapas Purwokerto)

Read Entire Article
Kerja Bersama | | | |