Banjir Kota Serang: 1.023 Rumah Terendam dan Ribuan Jiwa Terdampak

13 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang, Banten, melaporkan bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah kota itu telah merendam 1.023 rumah dan berdampak pada 3.033 jiwa hingga Sabtu (3/1) pagi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kota Serang Diat Hermawan dalam laporannya di Serang, Sabtu, mengatakan banjir tersebut dipicu oleh cuaca ekstrem yang terjadi sejak Jumat (2/1) malam.

"Berdasarkan data sementara hingga pukul 04.25 WIB tercatat 12 kejadian banjir yang tersebar di Kecamatan Kasemen dan Kecamatan Serang. Total warga terdampak mencapai 1.087 Kepala Keluarga (KK)," kata Diat, Sabtu pagi seperti dikutip dari Antara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BPBD Kota Serang mencatat Kecamatan Kasemen menjadi wilayah yang paling parah terdampak, dengan beberapa titik banjir antara lain di lingkungan Kroya Lama, Perum Puri Keraton, Sukajaya, Komplek Banten, Baru Bugis, Kendal, Ambon, Jabang Bayi, Jenggot, dan Cikedung.

Di lingkungan Kroya Lama, Kelurahan Banten, ketinggian air sempat mencapai 60 centimeter yang memaksa 50 KK untuk mengungsi. Sementara itu di lingkungan Baru Bugis, ketinggian air dilaporkan mencapai 100 centimeter

Banjir juga sempat menggenangi pelataran kawasan wisata religi Masjid Agung Banten dan makam dengan ketinggian air 10-20 centimeter, namun saat ini dilaporkan sudah surut.

Selain permukiman, fasilitas umum berupa gedung sekolah SDN Pamarican 01 dan 02 serta SDN Ambon di Kelurahan Margaluyu juga dilaporkan ikut terendam.

"Untuk kondisi terkini, sebagian besar titik banjir sudah berangsur surut. Namun di lingkungan Kendal dan lingkungan Jenggot, air dilaporkan masih menggenangi wilayah tersebut," ucap Diat.

Terkait pengungsian, data sementara mencatat sebanyak 62 KK mengungsi ke tempat yang lebih aman. BPBD Kota Serang telah menerjunkan personel untuk memantau situasi, mengevakuasi korban, serta melakukan pendataan lanjutan di lokasi terdampak.

Diat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat kondisi cuaca di Kota Serang yang terpantau masih berawan.

"Masyarakat yang bermukim di daerah rawan bencana dan pengguna jalan diimbau untuk selalu berhati-hati dan memantau informasi cuaca terkini," ucap Diat Hermawan.

(antara/kid)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kerja Bersama | | | |