Banjir di Cilegon-Serang: Jalan Menuju Anyer dan Masjid Agung Terendam

14 hours ago 4

Banten, CNN Indonesia --

Banjir melanda Kota Cilegon dan Kota Serang, Banten sejak Jumat (2/1) sore. Hingga Sabtu (3/1) siang, genangan air masih bertahan di sejumlah wilayah seiring hujan rintik-rintik yang terus turun.

Di Kota Cilegon, banjir merendam sejumlah titik strategis, termasuk Jalan Lingkar Selatan (JLS) dan akses utama menuju Pantai Anyer di Kecamatan Ciwandan.

Tingginya genangan bahkan sempat menyebabkan satu unit mobil hanyut terbawa arus deras.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petugas Dinas Perhubungan, kepolisian, serta warga setempat bahu-membahu membantu kendaraan yang mogok akibat banjir. Selain jalan raya, banjir juga merendam rumah-rumah warga.

Di Kecamatan Ciwandan, banjir dilaporkan terjadi di Jalan Lingkar Selatan, Kelurahan Kepuh, Jalan Raya Kelurahan Tegalratu tepat di depan Koramil, serta Lingkungan Penauan, Kelurahan Kubangsari.

Sementara itu, di Kecamatan Cibeber, sejumlah permukiman turut terdampak, di antaranya Lingkungan Sambirata, Perumahan PCI Blok D, E, dan F, Perumahan Griya Praja Mandiri, serta kompleks perumahan Pemda dan PCI.

Genangan juga terjadi di Kecamatan Jombang, tepatnya di Lingkungan Keranggot, Kelurahan Sukmajaya.

Wali Kota Cilegon Robinsar menyebut banjir dipicu tingginya curah hujan yang bertepatan dengan kondisi pasang air laut.

"Prediksi BMKG, hari ini memang puncak curah hujannya cukup tinggi, ditambah dengan kondisi pasang air laut. Jadi air yang menuju ke laut tertahan dan berbalik karena kondisinya sedang pasang," ujar Robinsar, Sabtu (3/1).

Akibat banjir di JLS dan Ciwandan, arus lalu lintas menuju kawasan wisata Anyer terganggu.

Selain itu, kendaraan truk yang hendak menyeberang dari Pelindo II Ciwandan menuju Pelabuhan Merak terpaksa dialihkan.

Pengalihan arus kendaraan tersebut telah dilakukan sejak Jumat malam, dan hingga Sabtu siang, aktivitas truk di Pelindo II terpantau sepi.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, mengatakan pengalihan dilakukan demi menjaga kelancaran layanan penyeberangan selama libur Natal dan Tahun Baru.

"Bersama kepolisian dan KSOP, ASDP melakukan pengalihan layanan dari Pelabuhan Ciwandan (Pelindo II) ke Pelabuhan Merak sebagai langkah antisipatif agar pelayanan penyeberangan tetap berjalan aman, tertib, dan terkendali," ujarnya dalam keterangan resmi.

Sementara itu, di Kota Serang, banjir juga merendam kawasan bersejarah. Berdasarkan data BPBD, makam para keluarga Sultan Banten yang berada di area Masjid Agung Banten Lama ikut terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 20 sentimeter.

Secara keseluruhan, banjir di Kota Serang berdampak pada 1.087 kepala keluarga dengan total 3.033 jiwa.

Sebanyak 1.023 rumah dilaporkan terendam.

Wilayah terdampak terparah berada di Kecamatan Kasemen dengan 1.077 kepala keluarga terdampak.

Adapun di Kecamatan Serang, tepatnya di Cimuncang Cilik, Kelurahan Cimuncang, banjir setinggi sekitar 30 sentimeter merendam rumah 10 kepala keluarga.

BPBD di kedua wilayah terus melakukan pemantauan dan penanganan darurat, sembari mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.

(ynd/isn)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kerja Bersama | | | |