Update Kecelakaan Kereta: Korban Tewas 15 Orang, 88 Luka Masih Dirawat

7 hours ago 5

Bekasi, CNN Indonesia --

Pemerintah memperbarui jumlah korban dalam peristiwa kecelakaan kereta Argo Bromo Anggrek yang menabrak KRL rute Jakarta-Cikarang di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4).

Menteri Koordinator bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan jumlah korban tewas dalam kecelakaan kereta semalam mencapai 15 orang.

"Update sampai dengan jam 1 siang tadi ada 15 orang yang meninggal dunia dan 88 orang yang masih dirawat. Termasuk ada tiga yang tadinya terjepit bisa kita evakuasi dan masih dalam perawatan di rumah sakit," kata AHY di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (18/4) siang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dan, tentunya sekali lagi kita berupaya maksimal untuk melakukan penanganan secara medis agar bisa menyelamatkan saudara-saudara kita yang masih dirawat saat ini," sambungya.

ecelakaan nahas terjadi di Stasiun Kereta Bekasi Timur setelah CommuterLine dan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek terlibat tabrakan di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi masih menunggu investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait dengan peristiwa kecelakaan kereta tersebut.

Dudy mengatakan investigasi dari KNKT akan mengungkap penyebab pasti kecelakaan secara objektif dan menyeluruh.

Ia menyatakan Kemenhub memberikan ruang dan menunggu KNKT untuk melakukan investigasi secara independen agar hasilnya dapat menjadi dasar evaluasi komprehensif ke depan.

Ia memastikan proses evakuasi dan penanganan korban dilakukan secara cepat, terkoordinasi, serta dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian dengan mempertimbangkan keselamatan korban dan petugas di lapangan.

"Mohon doanya dari masyarakat semoga proses evakuasi ini dapat berlangsung dengan cepat, aman, dan tetap mengedepankan keselamatan, serta dapat menyelamatkan korban-korban yang masih ada di dalam kereta api," ujar Dudy, Selasa ini.

Kronologi kecelakaan kereta

Berdasarkan kronologi awal, insiden kecelakaan bermula ketika rangkaian kereta rel listrik (KRL) relasi Bekasi-Cikarang tertemper mobil di perlintasan sebidang JPL 85.

Akibat kejadian tersebut, rangkaian KRL harus dievakuasi dan ditetapkan sebagai Perjalanan Luar Biasa (PLB) dengan kode 5181 karena berhenti berdinas dan berjalan di luar jadwal reguler.

Sebagai dampaknya, petugas memberhentikan satu rangkaian KRL lainnya dengan kode PLB 5568 yang mengarah ke Cikarang di peron Stasiun Bekasi Timur.

Namun, KA Argo Bromo Anggrek (KA 4) relasi Jakarta-Surabaya tidak sempat berhenti sepenuhnya sehingga terlibat insiden dengan KA PLB 5568 yang sedang berhenti.

[Gambas:Youtube]

(tfq/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kerja Bersama | | | |