Jakarta, CNN Indonesia --
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan memulangkan dua jemaah haji asal Sumatera Utara ke daerah masing-masing setelah dinyatakan tidak layak terbang karena kondisi kesehatan.
Kedua jemaah haji tersebut masing-masing berasal dari Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kota Tanjungbalai. Mereka diketahui mengalami gangguan demensia (pikun) saat menjalani pemeriksaan akhir di Asrama Haji Medan.
Ketua PPIH Embarkasi Medan, Zulkifli Sitorus, mengatakan keputusan pemulangan diambil setelah tim kesehatan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi jemaah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kondisi keduanya diketahui saat pemeriksaan akhir. Calon haji tersebut mengalami demensia yang dikhawatirkan dapat mengganggu jemaah lain," ujar Zulkifli, Selasa (5/5).
Ia menjelaskan, sebelum diberangkatkan, setiap calon haji harus melalui sejumlah tahapan, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pembagian paspor, gelang identitas, hingga Kartu Nusuk. Dari proses tersebut, petugas menentukan kelayakan jemaah untuk diberangkatkan ke Tanah Suci.
Menurut Zulkifli, faktor keselamatan menjadi pertimbangan utama, terutama mengingat durasi penerbangan dari Bandara Internasional Kualanamu menuju Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz di Madinah yang memakan waktu lebih dari delapan jam.
"Ada calon haji yang berpotensi mengamuk, tentu ini berisiko mengganggu jemaah lain, apalagi dalam penerbangan. Biasanya pihak maskapai juga tidak mengizinkan jika kondisi seperti itu," jelasnya.
PPIH memastikan kedua calon haji tersebut tetap memiliki peluang untuk berangkat pada musim haji berikutnya, apabila kondisi kesehatan mereka membaik.
"Insyaallah, jika kesehatannya membaik, tahun depan bisa diberangkatkan," kata Zulkifli.
Sementara itu, berdasarkan data PPIH Embarkasi Medan, total calon haji asal Sumatera Utara tahun 2026 mencapai 5.990 orang, termasuk 68 petugas haji.
Hingga pemberangkatan Kloter 11, sebanyak 3.947 jemaah atau 65,89 persen telah tiba di Tanah Suci, sementara 2.043 lainnya masih menunggu giliran keberangkatan.
(fnr/isn)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
3

















































