Pencarian WN Spanyol Diperpanjang, Polisi Usut Kapal Karam Labuan Bajo

13 hours ago 3

Kupang, CNN Indonesia --

Basarnas memperpanjang operasi pencarian tiga turis Warga Negara (WN) Spanyol yang jadi korban kapal wisata karam di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga Minggu (4/1).

Sementara itu, Polres Manggarai Barat, Polda NTT mulai menyidik kasus kecelakaan laut yang menimpa kapal wisata KM. Putri Sakinah di perairan selat Padar, Taman Nasional Komodo yang terjadi pada 26 Desemner 2025 tersebut.

Dalam kasus kapal karam, selain tiga turis yang masih dicari, ada satu korban meninggal dunia.

"Penyidikan difokuskan pada dugaan kelalaian yang menyebabkan orang meninggal dunia. Penyidik telah mengumpulkan keterangan saksi serta dokumen pendukung sebagai bagian dari alat bukti," ujar Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra dalam keterangannya kepada CNNIndonesia.com, Jumat (2/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan Satreskrim dan Satpolairud Polres Manggarai Barat telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang berada di kapal saat kejadian.

Adapun para saksi yang telah diperiksa di antaranya anak buah kapal (ABK) serta pihak yang terlibat langsung dalam operasional pelayaran dan pelayanan wisata.

"Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui secara rinci tanggung jawab masing-masing pihak selama pelayaran, termasuk aspek pengendalian kapal, kondisi mesin, hingga prosedur keselamatan saat keadaan darurat," kata Henry.

Selain keterangan saksi, penyidik juga telah mengantongi alat bukti. Alat bukti tersebut akan dianalisis secara menyeluruh sebelum dilakukan penetapan status hukum lebih lanjut. Henry mengatakan penegakan hukum ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi korban serta keluarga.

Sebelumnya kapal wisata KM Putri Sakinah yang mengangkut 11 penumpang terdiri dari empat ABK dan tujuh penumpang di antaranya enam warga negara asing asal Spanyol dan satu pemandu wisata warga negara Indonesia tenggelam di perairan Pulau Padar pada Jumat (26/12/2025) malam.

Sesaat setelah tenggelam tim gabungan langsung melakukan prosss evakuasi terhadap tujuh korban selamat dan empat orang dinyatakan hilang dan saat dalam proses pencarian.

Dari proses pencarian oleh tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban pada Senin (29/12) dalam keadaan meninggal dunia.

Korban meninggal tersebut beridentitas perempuan warga negara asing asal Spanyol. Sehingga masih ada tiga korban masih dalam proses pencarian.

Turis korban kapal tenggelam itu adalah rombongan keluarga pelatih sepak bola tim Valencia B putri asal Spanyol, Fernando Martin Caceres. Martin menjadi salah satu dari tiga korban hilang yang belum ditemukan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan perpanjangan pencarian dilakukan hingga akhir pekan ini.

Sebelumnya, sesuai standar operasional prosedur dalam peraturan perundangan, operasi pencarian berakhir pada 31 Desember lalu. Namun, berdasarkan hasil evaluasi bersama pada Kamis (1/1), akhirnya operasi pencarian dilanjutkan tiga hari ke depan.

Fathur menjelaskan, sesuai Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014, pelaksanaan operasi SAR pada prinsipnya dilaksanakan selama tujuh hari berturut-turut terhitung sejak tenggelamnya kapal tersebut. Namun, operasi dapat diperpanjang apabila masih terdapat tanda-tanda atau peluang penemuan korban.

Operasi pencarian itu sebelumnya diperpanjang tiga hari sejak Jumat (2/1) kemarin hingga Minggu (4/1) besok.

"Pencarian masih kita laksanakan sesuai rencana operasi," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Sabtu (3/1).

Menurut dia proses pencarian dalam operasi SAR yang dilakukan saat ini menggunakan peralatan Beam Sonar untuk mencari keberadaan tiga korban yang masih dinyatakan hilang. Saat ini setidaknya ada lima beam sonar yang digunakan untuk membantu tim SAR gabungan melakukan pencarian.

Dia mengatakan operasi SAR yang dilakukan oleh tim SAR gabungan diperpanjang selama tiga hari atau akan berlangsung hingga Minggu besok. Dikatakannya setelah tiga hari proses pencarian nanti akan dilakukan evaluasi apakah perlu dilanjutkan atau akan dihentikan jika belum mendapat hasil.

Adapun jumlah personel yang dikerahkan dalam operasi hari ini, Fathur Rahman mengatakan ada 153 orang gabungan dari SAR Maumere, Labuan Bajo, Ditpolairud, TNI AL dan juga dari KSOP.

Dia menyampaikan untuk proses pencarian juga setiap harinya tim juga melakukan dengan penyelaman, penyisiran, maupun menggunakan drone udara.

Salah satu kendala dalam operasi pencarian itu, katanya, adalah kondisi arus dan juga anomali cuaca yang sering terjadi.

Fathur Rahman mengatakan proses pencarian masih tetap dilakukan di sekitar area perairan Taman Nasional Komodo.

(eli/kid)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kerja Bersama | | | |