Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkap topik pembahasan dalam retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1).
Retret yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto berlangsung sekitar delapan jam sejak siang hingga malam hari.
"Bapak Presiden dalam rangka memberikan pembekalan kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih telah selesai dilaksanakan," kata Pras di Hambalang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pras menyatakan sejumlah menteri turut memberikan paparan, mulai dari Mentan Andi Amran Sulaiman hingga Mensos Gus Ipul.
"Selanjutnya, Menteri ESDM melaporkan kinerja pencapaian target lifting minyak yang sesuai dengan target APBN, yakni sebesar 600 ribu barel per hari," ujarnya.
"Menteri ESDM juga melaporkan perhatian khusus Bapak Presiden terkait masih adanya 5.700 desa yang hingga saat ini belum teraliri listrik. Pada 2025 sekitar 1.400 desa telah berhasil dialiri listrik," imbuh dia.
Kemudian, Pras menyebut Menlu Sugiono juga memberikan paparan, salah satunya soal kondisi dan situasi di Gaza.
Ia menyebut pemerintah Indonesia terus mengikuti perkembangan rencana pengiriman pasukan perdamaian ke wilayah tersebut.
"Selanjutnya, paparan ditutup oleh Kapolri yang menyampaikan kondisi sosial dan keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sepanjang 2025 yang relatif stabil," ucap dia.
Setelahnya, Pras menyebut Prabowo pun menutup rangkaian retret ini dengan sejumlah penekanan, salah satunya evaluasi terhadap capaian selama satu tahun terakhir.
"Presiden menegaskan bahwa seluruh jajaran harus bekerja cepat, cerdas, tidak normatif, dan mampu berpikir out of the box untuk menemukan terobosan-terobosan demi percepatan pencapaian program nasional," ujarnya.
(mnf/dal)

1 day ago
3

















































