Jakarta, CNN Indonesia --
Mantan direktur sebuah bank BUMD Babay Farid Wazdi menegaskan kredit kepada PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) pada 2020 dilakukan berdasarkan prinsip kehati-hatian perbankan serta tanpa benturan kepentingan.
Penegasan tersebut disampaikan Babay dalam pembacaan eksepsi di sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (6/1). Babay menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi kredit Sritex sejak Juli 2025.
Dia menuturkan pemberian kredit tersebut dilakukan pada masa krisis nasional akibat pandemi Covid-19, ketika Indonesia menghadapi tekanan besar di sektor kesehatan, sosial, dan ekonomi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemberian kredit kepada Sritex dilakukan dalam konteks membantu negara menghadapi krisis, menjaga serapan tenaga kerja, serta memastikan ketersediaan APD dan masker bagi masyarakat," ujar Babay dalam eksepsinya pada Selasa (6/1) seperti dikutip Infobank.
Dia menuturkan keputusan pemberian kredit kepada Sritex tidak dilakukan secara sepihak, melainkan melalui proses panjang dan berjenjang, sesuai standar operasional perbankan.
Sesuai prosedur
Sebagai anggota Komite Kredit A2, Babay menegaskan kewenangannya telah dijalankan sesuai prosedur, tanpa intervensi dan tanpa kepentingan pribadi. Proses tersebut melibatkan unit bisnis, unit risiko, administrasi kredit, hingga penerbitan Surat Penawaran Pemberian Kredit (SPPK) dan pakta integritas sebelum pencairan dana.
Dalam eksepsinya, dia menyatakan, permasalahan kredit macet tidak seharusnya dilihat semata-mata dari sisi teknis administrasi perbankan. Ia menekankan akar persoalan harus ditelusuri secara substantif, khususnya terkait dugaan praktik tidak berintegritas seperti pemalsuan dokumen, rekayasa laporan keuangan, dan penyalahgunaan kredit.
Pada Juli 2025, Kejaksaan Agung menetapkan Babay sebagai salah satu tersangka dalam kasus dugaan korupsi pemberian kredit ke PT Sritex. Babay jadi tersangka bersamaan dengan tujuh orang lainnya di dalam kasus tersebut.
(asa/asa)

1 day ago
4
















































