5 Pendaki Terluka Akibat Letusan Gunung Dukono Halmahera Utara

3 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Puluhan pendaki dilaporkan terjebak dan lima diantaranya terluka akibat letusan Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara.

"Lima orang pendaki mengalami luka-luka dan saat ini masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB dalam keterangan resmi, Jumat (8/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim SAR gabungan juga terus menyisir kawasan Gunung Dukono guna mengevakuasi sejumlah pendaki yang mengalami situasi darurat akibat peningkatan aktivitas vulkanik.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Ternate, Iwan Ramdani, menyebut ada sekitar 20 pendaki yang terjebak di Gunung Dukuno.

Para pendaki yang terjebak berhasil diketahui setelah Basarnas Command Center (BCC) mendeteksi sinyal darurat (SOS) dari sebuah perangkat Garmin.

"Basarnas Command Center (BBC) menerima adanya deteksi sinyal darurat (SOS) dari perangkat Garmin pada titik koordinat 1°42'13.7"N 127°52'50.2"E. Laporan tersebut selaras dan telah dikonfirmasi oleh Kepala Desa Mamuya," kata Iwan.

Iwan memastikan regu penyelamat gabungan masih berusaha membawa turun seluruh pendaki.

"Merespons hal tersebut dan Lokasi Kejadian berada di wilayah Kantor SAR Ternate, pada pukul 09.56 WIT, Tim Rescue Pos SAR Tobelo bersama potensi SAR langsung dikerahkan menuju Posko Pengamatan Gunung Dukono," ujar Iwan.

Terpisah, Kapolres Halmahera Utara, Maluku Utara, AKBP Erlichson Pasaribu melaporkan bahwa Warga Negara Asing (WNA) asal Singapura dan China tewas di antara puluhan pendaki yang terjebak di tengah erupsi Gunung Dukono.

"Informasi dari BPBD seperti itu (2 orang meninggal dunia)," kata AKBP Erlichson Pasaribu, Jumat (8/5), dikutip detiknews.

"Informasinya 2 WNA untuk identitas masih belum tahu pasti pendaki. WNA China dan Singapura," sambungnya.

Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, meletus pada Jumat pagi pukul 07.41 WIT dengan ketinggian kolom abu mencapai 10 Km.

Letusan ini dilaporkan dalam laman resmi Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

"Terjadi erupsi G. Dukono pada hari Jumat, 08 Mei 2026, pukul 07:41 WIT. Tinggi kolom letusan teramati ± 10000 m di atas puncak (± 11087 m di atas permukaan laut)," tulis PVMBG.

(kna/wis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Kerja Bersama | | | |